Larangan Menggganggu Keluarga Rasulullah SAW



LARANGAN MENGGANGGU KELUARGA RASULULLAH S.A.W.

Oleh : Al-Faqir ila Allah As-Sayyid Al-Habib 'Aqil bin Muhsin bin Syeikh Al-Atthas.

Satu hukum syarak yang juga khas mengenal ahlilbaitnya Rasulullah s.a.w. Ialah larangan mengganggu mereka karena mereka itu zuriat Rasulullah s.a.w. Siapa yang mengganggu mereka karena keturunannya maka Ia telah mengganggu Rasulullah s.a.w., dalilnya Ialah seperti berikut :

1. “Sesungguhnya orang-orang yang mencaci Allah dan Rasul-Nya maka Allah akan mengutuk mereka di dunia dan di akhirat dan akan menyediakan untuk mereka siksaan yang penuh dengan kehinaan. Dan orang-orang yang mencela kaum lelaki dan perempuan yang beriman, dengan tiada kesalahan yang diperbuat mereka, sesungguhnya orang-orang itu telah memikul kebohongan dan dosa yang terang ”.(Surah Al-Ahzab ayat 57-58).

2. Bersabda Nabi Muhammad Shollallahu alaihi waalihi wa sallam oleh Almiswar bin Makhramah r.a. Bahawa Rasulullah s.a.w. Bersabda: “Fatimah adalah sebagian dariku, siapa yang memurkakannya ia telah memurkakan aku ”. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari.

3. Dari Ibnu Zubair r.a. Bahawa Nabi s.a.w. Bersabda: “Sesungguhnya Fatimah adalah sebahagian dari padaku, menyiksa aku apa-apa yang menyiksanya dan menyusahkan aku apa-apa yang menyusahkannya ”. Diriwayatkan Ahmad, Tirmizi dan Al-hakim.
Saya berpendapat bahawa zuriat Fatimah adalah sebahagian daripadanya, siapa yang mengganggunya ia mengganggu Fatimah ia telah mengganggu Rasulullah s.a.w.

4. Bersabda Nabi Muhammad Shollallahu alaihi wa alihi wasallam : “Siapa yang mengganggu keluargaku walaupun sehujung rambut sekalipun, maka ia telah menggangguku dan siapa menggangguku maka ia telah mengganggu ALLAH ”. Diriwayatkan oleh Ibnu Asakir dari Al-Imam Ali r.a.

5. Bersabda Nabi Muhammad Shollallahu alaihi wa alihi wa sallam : dalam suatu hadits putri Abu Lahab ketika dikatakan kepadanya sesaat ia berhijrah bahawa hijrahnya tidak memberi manfaat apa-apa kepadamu karena kamu adalah putri kayu api neraka, maka marahlah Rasulullah s.a.w. setelah mendengarnya. Lalu berkhutbahlah Rasulullah di atas mimbarnya: “Mengapa masih ada sebilangan kaum yang mengganggu nasab dan keluargaku? Ketahuilah siapa yang mengganggu nasab keluargaku maka ia telah menggangguku dan siapa yang telah menggangguku maka ia telah mengganggu ALLAH ”. Diriwayatkan oleh Ibnu Abil Asim. Tabarani dan Baihaqi.

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama