Friday, June 8, 2018

Kisah Rasulullah Melarang Sahabat Ra Yang Berdiri Untuk Menghormati Nabi SAW

Rate this posting:
{[['']]}


KISAH RASULULLAH MELARANG SAHABAT RA YANG BERDIRI UNTUK MENGHORMATI NABI SAW 

Habib Ali Zaenal Abidin Al Hamid:

Pada suatu hari di masjid nabawi, Rasulullah masuk ke dalam masjid, yang sudah dipenuhi dengan para sahabat yang menantinya sambil berdiri semuanya, lalu Baginda dengan tawadha' berkata:"Duduklah kamu semua".

semua para sahabat duduk taat pada perintah Rasulullah, kecuali seorang sahabat yang bernama Hasan ibnu Sabit, yang merupakan sahabat, dan juga seorang penyair.

Beliau ra sering membantu perjuangan Rasulullah dengan syair-syair nya. Baginda pernah minta beliau mengeluarkan beberapa syair untuk memburukkan aqidah kufur orang-orang kafir quraisy. 
Rasulullah pernah berkata padanya, "Bacakanlah syair, dan akan bersama kamu Ruhul Qudus (Jibril) selagi mana kamu memuji Allah dan RasulNya" (Hadis Bukhori dan Tirmizi). Beliau membantu perjuangan Rasulullah, membela agama rasul bukan dengan pedang, tetapi dengan untaian syair.

Kemudian Hasan ibnu Sabit masih tidak mau duduk, tetapi ia tetap berdiri.

Berkata Rasulullah " 'malaka ya hasan', kenapa kau masih berdiri?", berkata Hasan," izinkan ku ya Rasulullah untukku ucapkan beberapa syair yang berada dalam fikiran ku", maka dizinkan. Kemudian Hasan bersyair,

قيامي علي عزيزي فرض ، وترك الفرض ما هو مستقيم
عجبت لمن له عقل و فهم ، يرى ما جمل فلا يقوم

"Berdirinya aku untuk menghormati orang yang mulia itu satu kewajiban.

Meninggalkan perkara yang wajib itu bukanlah satu perbuatan yang baik.

Aku merasa hairan lagi taajub pada seseorang yang mempunyai aqal dan pemahaman.

Yang melihat indahnya wajah Rasulullah tetapi mereka tidak berdiri menyambut kamu."

--------------------------------------------------------------------------------------------------

*Tambahan admin : ini adalah kisah dimana Sahabat sedang duduk bersama tiba tiba Rasulullah hadir, tradisi jazirah arab yang mana kalau ada orang yang dihormati datang dengan bangkit dari duduk, ketawadhuan Rasulullah Saw melarang hal tersebut, cuma Kecintaan Sahabat ra yang diwakili oleh Hasan ibnu Sabit ra melalui Syairnya. Hal tersebut membuat Rasulullah luluh dan membolehkan, jadi semenjak itu setiap Rasulullah hadir mereka sahabat ra bangkit dari duduknya sebagai penghormatan, dan di jaman sekarang kita juga lakukan saat pembacaaan Maulid Saw yaitu pada saat 'mahalul qiyam', dimana itu diartikan kita berdiri menghormati, menyambut datangnya Syariat, Risalahnya nya Rasulullah Saw kepada kita walau dengan selisih 1400 tahun, dan hal itu kita lakukan semua bermuara atas hati yang penuh cinta kepada Raslullah dan Syukur kepada Allah SWT atas turunnya rahmat terbesar yaitu Sayyidina Muhammad Saw

Sumber postingan : Fanspage Facebook Para Pecinta Ulama Habaib Was Sholihin

Wallahu a'lam Bishowab

Allahumma sholli 'ala Sayyidina Muhammad wa'ala alihi washobihi wasalim

Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment