Friday, December 29, 2017

Kisah Abu Hurairah Ra Dalam Keadaan Lapar

Rate this posting:
{[['']]}


KISAH ABU HURAIRAH RA DALAM KEADAAN LAPAR

Suatu ketika Abu Hurairah keluar dari masjid nya ahli sufah, Abu hurairah adalah salah satu perawi terbanyak hadist nya Rasulullah saw, beliau dalam keadaan kelaparan, lewat lah sayyidina Abu Bakar dan ia membacakan hadist Rasulullah saw di hadapan Abu Bakar. Ia berharap sayyidina Abu Bakar akan memberikan ia makanan, namun selesai membacakan hadist sayyidina Abu Bakar langsung pergi.

Tak lama bertemulah ia dengan sayyidina Umar dan ia melakukan hal yang sama namun sama seperti sayyidina Abu Bakar, sayyidina Umar pun setelah selesai juga pergi sebab dua sahabat Rasulullah saw tidak mengerti apa maksud dari Abu Hurairah. Lalu tak lama muncul lah Rasulullah dari kejauhan, Rasulullah sudah tau apa yang di inginkan oleh Abu Hurairah, maka di ajaklah Abu Hurairah kerumah Rasulullah saw, namun tak di temukan makanan apa apa.

Bayangkan oleh kita seorang pemimpin semesta alam, pemimpin para anbiya, pemimpin umat terbanyak, Sayyidil Wujud Rasulullah saw tidak ditemukan makan sedikit pun makanan dirumah nya.
Mungkin mustahil jika ada seseorang pemimpin seperti itu, Tapi begitulah Nabi kita.

Lihat lah junjungan kita Nabi Muhammad saw, bagaimana keadaan kita? 
Kita akui atau tidak sehari-hari kita akan gelisah bila rumah kita sepi dari makanan bahkan tak jarang saking banyaknya makanan yang kita simpan sampai basi membusuk dan tidak termakan.

Lalu Rasulullah menyuruh Abu Hurairah untuk meminta susu ke tetangga sebelah rumah Rasulullah saw, diberilah susu itu namun hanya sedikit.

Saat itu Rasulullah menyuruh untuk semua orang yang ada di dalam masjid ahli sufa untuk datang kerumah Rasulullah. Saat itu pun Abu Hurairah bingung, Bagaimana mungkin susu ini hanya sedikit sedangkan yang akan meminum banyak.

Di masjid itu paling sedikit jamaah ahlu sufah adalah tujuh puluh orang dan paling banyak bisa lebih tiga ratus orang.

Maka datanglah mereka kerumah Rasulullah dan Rasulullah menyuruh mereka meminum susu itu bergantian masuk sepuluh orang sepuluh orang.
Hingga selesai tersisalah tinggal Abu Hurairah dan Rasulullah saw yang belum minum, maka Rasulullah saw menyuruh Abu Hurairah meminum nya.
Diminum sedikit disuruh minum lagi, di minum sedikit, lalu di suruh minum lagi. Rasulullah berkata “Sampai engkau kenyang wahai Abu Hurairah”, maka kenyanglah Abu Hurairah dan ia mengatakan “Aku tak sanggup lagi ya Rasulullah, jika aku minum lagi maka akan keluarlah susu itu dari jari-jari ku”
dan akhirnya Rasulullah pun menghabiskan susu itu. Inilah akhlak budi pekerti Rasulullah saw, cinta yang tulus untuk umat nya, selalu mengutamakan umat nya dari diri nya sendiri.

Maka dimanakah akhlak kita ?

Semoga sejarah singkat Rasulullah ini, bisa membuat kita berfikir untuk bersikap mementingkan dirinya tidak mempedulikan saudara-saudari kita yang lain.

Sumber : Fanspage Facebook Alhabib Quraisy Baharun

Wallahu a'lam Bishowab 

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim
  
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment