Tasbih AlHabib Ahmad bin Muchsin AlHaddar


Tasbih AlHabib Ahmad bin Muchsin AlHaddar

Dulu sewaktu AlHabib Muhammad bin Ali AlHabsyi Kwitang Akan kembali dari Hadramaut ke Batavia, Habib Muhammad meminta Izin kepada seluruh guru gurunya di sana salah satunya Al Imam Al Ariefbillah AlHabib Ahmad bin Muchsin AlHaddar, singkatnya Habib Muhammad meminta restu pada Habib Ahmad bin Muchsin lalu AlHabib Ahmad berkata pada Habib Muhammad

" Ya Waladi bila kau akan cepat sampai kerumah orang Tuamu di Kwitang sana,lewat saja dari jendela ini ...... "
Habib Muhammad lalu melihat jendela Habib Ahmad bin Muchsin yang ternyata laut,dan Habib Muhammad menolaknya dengan berkata
" Maaf ya Walid ...... biar saya berlayar dengan kapal saja 

Lalu kata Habib Ahmad bin Muchsin

" Dengan Kapal akan lama sampainya,apakah engkau tidak percaya ya Waladi Muhammad ........ Kalau kau tidak percaya liat Tasbih ini aku lemparkan dan akan sampai kerumah kau punya Orang Tua di Kwitang ..... "

Lalu Habib Ahmad melempar Tasbihnya ke Luar Jendela,tapi Habib Muhammad tetap ingin pulang dengan berlayar menggunakan kapal, singkatnya AlHabib Ahmad meng Ilbas Habib Muhammad dan menghadiahkan beberapa Hadiah.

Lalu Habib Muhammad diantar sampai keluar rumah Habib Ahmad bin Muchsin, dengan suasana Haru Habib Ahmad bin Muchsin melepas Jubah putihnya dan menghadiahkan pada Habib Muhammad bin Ali, lalu berpesan pada Habib Muhammad

" Ya Waladi Muhammad bagi bagikan Jubahku ini pada yang engkau Cinta di sana ( Batavia / Jakarta )"

Setelah itu Habib Muhammad di lepas oleh AlHabib Abddulloh bin Umar Assyatiri untuk Kembali ke ini Negeri,singkatnya setelah Habib Muhammad sampai di Kediaman Ayahnya di Kwitang sang Ayah yaitu AlHabib Ali bin Abdurrahman AlHabsyi merogoh kantongnya sambil mengeluarkan Tasbih dan berkata :

" Ya Muhammad engkau dengan Tasbih ini lebih dulu sampai Tasbih ini ..... "

Melihat hal tersebut Habib Muhammad hanya bergeleng penuh Ta'jub dan setelah itu Habib Muhammad bertabaruk dengan Jubbah yang dihadiahkan oleh AlHabib Ahmad bin Muchsin AlHaddar lalu menggunting dan membagi bagikannya pada yang beliau kenal baik
Dan sisanya masih tersimpan oleh AlFaqier walaupun sudah ada sedikit berlubang,tapi tetap terjaga insyaAlloh

Sumber : ahlulbaitrasulullah.blogspot.com

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim
  

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama