Monday, April 16, 2018

Bagaimana Penilaian Allah SWT Dalam Menimba Ilmu Agama Melalui Internet?

Rate this posting:
{[['']]}

Pertanyaan:

Aku pernah baca kitab tentang jalan hidup para penuntut ilmu di masa lalu yang menjelaskan bahwa mereka menempuh perjalanan yang sangat jauh, dan mengalami berbagai rintangan untuk bertemu dan bersahabat dengan orang-orang yang saleh. lalu bagaimana dengan kesungguhanku di zaman ini? kami menimba ilmu dari orang yang soleh yang tinggal jauh dari kami dengan mudahnya, melalui internet misalnya.

Jawaban dari Guru Mulia Habib Umar bin Hafidz :

Hendaklah kita merasakan semua fasilitas ini sebagai anugerah Allah dan nikmatNya serta kemudahan dari-Nya bagi kita dalam menjalani semua in, karena pengetahuan Allah atas kelemahan diri kita. Merupakan hukum Allah dala semesta ini, jika dia mengetahui kelemahan makhluk maka Dia akan menurunkan kelembutanNya bagi makhluk itu.

Meski ada banyak kemudahan dan fasilitas yang telah tersedia diantara kita, tetap saja setiap orang dari kita memiliki tingkatan dan kedudukan yang berbeda-beda.

Perbedaan ini terjadi dalam semangat, kerinduan, kesungguhannya, penghadapan dirinya pad kebaikan dan rasa cintanya.

Kedudukan itu juga berbeda sesuai dengan keinginannya untuk dapat mencukupi kebutuhan hidupnya melalui kesibukan dan pekerjaannya, sehingga dia dapat memiliki waktu untuk pergi ke tempat yang jauh sekalipun untuk berjumpa dengan orang2 yang soleh dan duduk bersama mereka. Kuatnya perasaan ini pastilah berbeda-beda di hati setiap manusia.

Kami memohon bagi mereka yang merasakan di hatinya atas karunia Allah, dan berusaha dengan penuh semangat serta memenuhi tugasnya dengan sekuat tenaga dalam kaitannya dengan menimba ilmu seperti yang dilakukan orang-orang terdahulu, agar Allah menjadikannya seperti orang-orang yang memiliki kesungguhan seperti dijaman dahulu. Yaitu tergolong mereka yang menyambut panggilan dan berhasil melewati segala kesulitan. Karunia Ilahi dicurahkan pada seseorang sesuai dengan kesungguhan orang itu terhadap Tuhannya...

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholi 'ala sayidina muhammad nabiyil umiyi wa 'ala 'alihi wa shohbihi wa salim
  
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment