Monday, April 16, 2018

Jangan Pernah Putus Dari Mengingat Allah

Rate this posting:
{[['']]}

Habibana Munzir bin Fuad Almusawa Alaihi Rahmatullah:

-- Jangan Pernah Putus Dari Mengingat Allah --

Ketenangan terbesar, ketenangan terkuat, ketenangan terhebat adalah dengan mengingat Allah Sang Pencipta sanubari. Semakin banyak hamba mengingat Allah, semakin tenang hatinya, semakin indah keadaannya dunia dan akhirat karena ia mengingat Allah maka ia bersama Allah.

Jika ia bersama Allah, apa yang dirisaukan? Tiada lagi yang ia risaukan karena ia bersama Rabbul A’lamin, bersama Kasih Sayang-Nya, bersama Kelembutan-Nya, bersama Sang Maha Pelimpah Anugerah yang siap melimpahkan apapun yang ia dambakan dan ia butuhkan, Maha Mencukupinya dalam kehidupan dunia dan akhirat, Maha Mempermudah kesulitan hamba-Nya dari segala hambatan kesulitan, Maha Menjadikan musibah sebagai pencuci dosa dan Maha Menjadikan musibah tersingkir dan dosa dihapuskan dengan kehendak-Nya Allah, Yang Maha Melimpahkan Anugerah bagi hamba – hamba yang mengingat-Nya.

ياَابْنَ آدَمَ إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِيْ وَرَجَوْتَنِيْ غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كاَنَ وَلاَ أُباَلِيْ

“Wahai keturunan Adam, jika kau mengingat-Ku dan berharap kepada-Ku, Ku-ampuni dosa – dosamu tanpa Ku-pertanyakan lagi”.

Dialah Allah Yang Maha Menghapus kesalahan hamba dengan hamba mengingat-Nya maka ingatlah Allah..Allah semakin hari semakin jarang disebut lisan,semakin jarang diucap lidah, semakin jarang yang mengingat-Nya maka semakin banyaklah musibah, semakin banyaklah kesulitan, semakin banyaklah kegundahan, semakin banyaklah kesedihan, semakin banyaklah kesempitan, tiada sebab lain kecuali semakin sedikit yang mengingat Allah, semakin sedikit yang percaya kepada Allah, semakin sedikit yang berharap kepada Allah.

semakin sedikit yang meminta kepada Allah, semakin sedikit yang menganggap Allah-lah Yang Maha Berwibawa, Allah-lah Yang Maha Menentukan usaha dan berusaha, janganlah diam.

Namun ketahuilah ketentuan tiada lepas dari Genggaman-Nya, Yang Maha Mengetahui berapa jumlah nafasmu dan Dia-lah yang memberikan setiap nafasmu, Maha Mengetahui berapa detak jantungmu akan berakhir kelak, Maha Mengetahui berapa hari sisa kehidupan kita yang dipinjamkan-Nya untuk kita, berapa hari lagi kita diberi kesempatan untuk ruku’ dan sujud kepada-Nya.

Wallahu a'lam Bishowab

Allahumma Sholli 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala alihi wa Shobihi wasalim
   
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment