Wednesday, April 11, 2018

Kedekatan Presiden Dengan Ulama Sepanjang Sejarah Indonesia

Rate this posting:
{[['']]}

Kedekatan Presiden dengan ulama sepanjang sejarah Indonesia:

1. Presiden Soekarno dekat dengan Habib Ali al-Habsyi, KH Abdul Wahab Chasbullah, Buya Hamka (walaupun kemudian memenjarakannya), dan masih banyak lagi.

2. Presiden Soeharto dekat dengan ulama. Di antara kedekatannya itu adalah mendorong dibentuknya MUI--kalau tidak salah dengan Inpres tahun 1975. Para ulama yang dekat dengan Presiden Soeharto, KH As'ad Syamsul Arifin, KH. AR. Fakhruddin, KH. Syukri Ghozali (Ketua MUI), KH Hasan Basri (Ketua MUI), KH. E.Z.Muttaqien, K.H. Qosim Nurseha, Dr. H. Mulya Tarmizi, KH. Abdurrahman Wachid (Gus Dur) dan Prof.Dr. Habib Quraisy Shihab (Menteri Agama terakhir era Soeharto).

3. Presiden Habibie juga dekat dengan ulama. 
4. Presiden KH. Abdurrahman Wachid. Beliau tidak usah ditanya lagi. Tiap malam para kyai NU ada yang diajak cangkrukan di Istana. Tapi, kenapa Gus Dur tidak adakan Majelis Dzikir di Istana seperti Pak Jokowi yang membentuk Majelis Zikir Hubbul Wathon?

5. Presiden Megawati Soekarnoputri, juga dekat dengan para ulama. Di antara ulama yang dekat dengan beliau semasa menjabat adalah KH. Hasyim Muzadi (Ketua Umum Tanfidziyyah PBNU), Buya Syafi'i Ma'arif (Ketua Umum PP Muhammadiyyah) dll.

6. Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono juga dekat dengan para ulama. Pak SBY bahkan mendirikan majelis zikir yang diberi nama Nurussalam SBY dengan menunjuk Habib Abdurrahman bin Muhammad al-Habsyi sebagai penasihatnya. Para ulama yang dekat Pak SBY; Dr. KH. Ma'ruf Amin (pernah diangkat sebagai anggota Wantimpres pada masa SBY), Prof.Dr.KH. Said Aqil Siradj, Habib Munzir bin Fuad al-Musawa, Habib Hasan bin Ja'far Assegaf, Prof.Dr. Dien Syamsuddin dll.

7. Presiden Joko Widodo. Ini sudah sering diberitakan.

Pertanyaannya:

1. Kalau begitu, adakah Presiden RI yang tidak dekat dengan ulama?
2. Apa ukuran kedekatan antara Presiden dengan ulama? Karena foto bersama? Sering menghadiri acara yang diadakan para ulama? Atau apa?

Oleh K.H Abdi Kurnia Djohan melalui Akun Facebooknya Abu Talat Aulad Djohan

Wallahu a'lam Bishowab 

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment