Saturday, April 7, 2018

Rasulullah SAW Mengenal Semua Pembelanya dan Pembantunya

Rate this posting:
{[['']]}

Fotoketika Habibana Munzir Almusawa menunggui seorang crew umbul-umbul Majelis Rasulullah saw yang sedang di obati di RS.MMC kuningan, ketika itu crew ini terjatuh dari motor sepulangnya dari melepas umbul-umbul ba'da majelis malam selasa di masjid almunawar pancoran setelah mendengar kejadian itu,habibana sendiri yang langsung memerintahkan ia untuk dipindahkan ke RS.MMC agar bisa ditangani dengan maklsimal mereka ahlul khidmah mendapatkan perhatian khusus dari beliau dan telah dijamin langsung oleh Rasulullah saw betapa indahnya menjalin Hubungan dengan orang-orang yang menepati janjinya lalu aku ini siapa???yang hanya mengaku-ngaku menjadi murid beliau..

Habibana Munzir bin Fuad Almusawa:
Rasul saw mengenal semua pendukung dakwahnya,

ketika saya berjumpa dg beliau saw dan saat itu kami sedang tamasya bersama crew yg siang malam aktif tanpa mengenal lelah dan sukarelawan memasang umbul umbul majelis, dlsb tanpa perduli hujan mengguyur, atau panas terik, atau tidak sempat makan karena tugasnya, maka dalam keadaan itu selepas event besar saya mengajak mereka tamasya untuk menyenangkan dan menghibur mereka,

lalu hamba berjumpa dg Rasul saw, dan hamba berkata: wahai Rasulullah (saw), mereka adalah pembelamu dan pendukungmu, apakah baginda mengenal mereka?, jumlah mereka ratusan....,

maka Rasul saw balik
bertanya, apakah kau hafal nama nama mereka?, hamba menjawab tidak Ya Rasulullah saw,, jumlah mereka ratusan...

Rasul saw menjawab : aku mengenal semua nama mereka, wajah mereka, dan aku mengenal ayah bunda mereka dan nama namanya, yg telah wafat sudah kusyafaati ruhnya.

tak lama hamba melihat seperti kumpulan orang orang setengah baya pria dan wanita yg bahagia dan gembira, mereka adalah ayah bunda para crew yg telah disyafaati Rasul saw di alam kubur, mereka berkata, setiap anak kami menggenggam kayu umbul umbul atau berbuat hal yg mendukung dakwah Nabi saw, maka saat saat itu adalah saat saat terindah bagi kami, karena saaat saat itulah kami diizinkan duduk bersama Rasul saw.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita, Wallahu a'lam

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw, mari bergabung bersama kami bersma sama meneruskan cita-cita guru mulia kita sulthonul qulub habibana Munzir bin fuad almusawa, kita tidak mampu ber khidmah semasa beliau masih ada mka sudah saat nya kita khidmah pada beliaudengan cara membantu meramaikan majelis-majelis beliau

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment