Kamis, 19 Juli 2018

Hukum Musik Menurut Habib Ali Al-Jufri

Rate this posting:
{[['']]}


Hukum Musik Menurut Habib Ali Al-Jufri

Habib Ali Al Jufri tentang Musik:

" Saya tidak melihat orang yang melarang musik sebagai orang yang kaku dan keras berlebihan dan saya juga tidak memandang orang yang mengijinkan musik sebagai orang yg lunak dan mencemari agama.

Apakah masalah ini adalah sesuatu yg telah qati(kepastian mutlak)? Sama sekali tidak. Benar bahwa kebanyakan ulama melarang mendengarkan musik karena keumuman bahwa musik selama ini terhubung dengan alkohol dan perzinahan dan hal lainnya.

Namun ada juga ulama besar dan pemimpin para ulama, seperti al-Ghazali, Abdul-Ghani al-Nablusi ulama dari mazhab Hanafi , Ibn Hazm dan ulama lainnya—lebih dari 30 ulama terkemuka_ yang berpendapat kebolehan dan keharaman musik tergantung pada efeknya pada pendengar- pendengar bisa dan bisa juga tidak berdosa saat mendengarkan musik.

Bagi pendengar yang mendengarkan dengan berlebihan sampai dia terhalang dari melakukan hal-hal yang lebih bermanfaat, inipun masih belum pasti, masih pertanyaan terbuka.

Jadi anggap dirimu tidak terpuaskan dengan jawaban ini dan engkau berpendapat bahwa musik adalah haram. Itu adalah hakmu. Jangan dengarkan musik.

Namun jika orang lain memegang pendapat bahwa itu tidak haram dan mereka menyandarkan pendapatnya pada ulama-ulama yang memiliki dalil mengenai itu(kebolehan musik) yang telah kamu pilih untuk tidak memakainya- maka Hormati orang-orang yang memakai pendapat ini.

_Al Habib Ali Al Jufri saat ditanyakan mengenai musik waktu di interview oleh acara sky News Arabia’s Hadith al-Arab

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholi 'ala sayidina Muhammad nabiyil umiyi wa 'alihi wa shohbihi wa salim
  
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar