Jumat, 06 Juli 2018

Mencintai, Mengikuti, Memuliakan Ahlul Bait ( Keturunannya ) Adalah Pesan Rasulullah SAW

Rate this posting:
{[['']]}

Mencintai, Mengikuti, Memuliakan Ahlul Bait ( Keturunannya ) Adalah Pesan Rasulullah SAW

Rosul saw bersabda sebelum wafat :

أُذَكِّرُكُمْ اللَّهَ فِي أَهْلِ بَيْتِي, أُذَكِّرُكُمْ اللَّهَ فِي أَهْلِ بَيْتِي , أُذَكِّرُكُمْ اللَّهَ فِي أَهْلِ بَيْتِي

Aku ingatkan kalian kepada Allah akan ahli baitku, aku ingatkan kalian kepada Allah akan ahlul-baitku, aku ingatkan kalian karena Allah terhadap akan ahlul-baitku."

Hadits riwayat imam Ahmad dalam musnad-nya [juz 4/ halaman 366-367].

###

Imam addailami meriwayatkan wasiat rosul saw yang tercantum Dalam kitab asy-syaroful muabbad li aali Muhammad hal 180 dan ihyaul mayit imam suyuthi hal 17 , yang berbunyi :

ادبوا اولادكم على ثلاث خصال :
. حب نبيكم
وحب اهل بيته 
وعلى قراءة القرآن

Didiklah anak kalian mengenai 3 perkara :
Mencintai nabi kalian (muhammad saw), mencintai ahlul bayt nya, dan membaca alqur'an

###

Rosul saw bersabda :

خير كم ، خير كم لأهلى من بعدى
Yang terbaik diantara kalian ialah orang yang terbaik sikapnya pada ahlul baytku sepeninggalan ku

###
من مات على حب آل محمد مات شهيدا 
Barangsiapa yang wafat dalam keadaan mencintai keluarga Muhammad (saw) ia wafat sebagai syahid

الا ومن مات على حب آل محمد مات مغفورا له،
Ketahuilah ! Barangsiapa yang wafat dalam keadaan mencintai keluarga Muhammad (saw) ia mendapat ampunan atas semua dosa dosanya

الا ومن مات على حب آل محمد مات تائبا
Ketahuilah ! Barangsiapa yang wafat dalam keadaan mencintai keluarga Muhammad (saw) ia wafat dengan diterima taubat (nasuhanya)

. الا ومن مات على حب آل محمد مات مؤمنا مستكمل الإيمنا. 
Ketahuilah ! Barangsiapa yang wafat dalam keadaan mencintai keluarga Muhammad (saw) ia wafat sebagai orang beriman yang sempurna imannya.

الا ومن مات على حب آل محمد بشره ملك الموت بالجنة ثم منكر ونكير
Ketahuilah ! Barangsiapa yang wafat dalam keadaan mencintai keluarga Muhammad (saw) ia diberi kabar oleh malaikat2 bahwa akan masuk surga. Kemudian diberi tahu pula oleh dua malaikat munkar nakir.

. الا ومن مات على حب آل محمد يزف الى الجنة كما يزف العروس الى بيت زوجها
Ketahuilah ! Barangsiapa yang wafat dalam keadaan mencintai keluarga Muhammad (saw) , ia akan diarak masuk surga seperti pengantin wanita diarak ke rumah suaminya

. الا ومن مات على حب آل محمد مات على السنة والجماعة
Ketahuilah ! Barangsiapa yang wafat dalam keadaan mencintai keluarga Muhammad (saw) ia wafat dengan aqidah aswaja (sunni)

. الا ومن مات على حب آل محمد فتح له فى قبره بابا الى الجنة
Ketahuilah ! Barangsiapa yang wafat dalam keadaan mencintai keluarga Muhammad (saw) didalam kuburnya akan dibukakan dua pintu menuju surga

الا ومن مات على بغض آل محمد جاء يوم القيامة مكتوبا بين عينه ايس من رحمت الله
Ketahuilah ! Barangsiapa yang wafat dalam keadaan MEMBENCI keluarga Muhammad (saw) dihari kiamat ia akan dibangkitkan dalam keadaan tertulis di dahinya "orang yang berputus asa dari rohmat Allah (swt)

. الا ومن مات على بغض آل محمد مات كافرا
Ketahuilah ! Barangsiapa yang wafat dalam keadaan MEMBENCI keluarga Muhammad (saw) ia wafat dalam kekafiran

. الا ومن مات على بغض آل محمد لم يشم رائحة الجنة
Ketahuilah ! Barangsiapa yang wafat dalam keadaan MEMBENCI keluarga Muhammad (saw) ia sedikitpun takkan mencium bau syurga

Hadits diatas sesuai ayat al mawaddah asy syuro ayat 23 ,teriwayatkan dalam kitab tafsir al kasyaf karya imam as zamaksyari , kitab tafsir ar rozi karya imam fakhruddin , kitab tafsir mafatih al ghoib at tafsir al kabir

###
Dalam kitab asy-syaroful muabbad li aali Muhammad karya al imam yusuf bin ismail an nabhaniy, tercantum hadits2 perintah wajib mencintai ahlul bayt Rosul saw, diantaranya :

A. Dari shohabat ibnu mas'ud ra , Rosul saw bersabda :
حب آل محمد يوما ه خير من عبادة سنة
Mencintai keluarga Muhammad (saw) satu hari, lebih baik dari ibadah satu tahun

B. Rosul saw bersabda :
لا يوما عبد حتى اكون احب اليه من نفسه ، وتكون عترتي احب اليه من عترته واهلى احب اليه من اهله وذاتى احب اليه من ذاته
Tidaklah sempurna iman seorang hamba (allah swt) sebelum kecintaany kepadaku (rosul saw) melebihi kecintaan pada dirinya sendiri, sebelum kecintaanya pada keturunanku melebihi kecintaany pada keturunanny sendiri, sebelum kecintaany pada keluargaku (ahlul bayt) melebihi kecintaany pada keluarga sendiri, dan sebelum kecintaany pada dzatku melebihi kecintaany pada dzatnya sendiri ( hadits riwayat imam thobroni dan imam hadits lain)

###

Imam ahmad bin hambal dalam hadits marfu' , meriwayatkan sabda Rosul saw :

من ابغض اهل البيت ، فهو منافق
Barangsiapa yang membenci ahlul bayt , dia seorang munafiq

###

Imam at thobroni dalam kitab ausath-nya meriwayatkan hadits

A. dari shohabat jabir bin abdullah ra, rosul saw bersabda :
اليها الناس، من ابغضنا اهل البيت، حشره الله يوم القيامة ، يهوديا
Hai sekalian manusia, barangsiapa yang membenci kami (rosul saw dan ahlulbaytnya) pada hari kiamat akan digiring sebagai orang YAHUDI...

B. Dari abdullah bin umar ra, rosul saw bersabda :
الزموا مودتنا اهل البيتي ، فإنه من لقي الله عز وجل، وهو يودنا دخل الجنة بشفاعتنا ، والذ نفسي بيده لاينفع عبدا عمله الا بنعرفة حقنا
Hendaklah kalian (umat islam) tetap memelihara kasih sayang pada ahlul bayt kami. Karena sesungguhnya siapa yang bertemu dengan Allah azza wa jalla ( kelak ) dalam keadaan mencintai kami, ia akan masuk syurga dengan syafaat kami. Demi allah yang menguasai nyawaku ! AMAL seorang hamba Allah takkan BERMANFAAT bagi dirinya ,kecuali dengan mengenal HAK2 kami...

###

Imam bukhori meriwayatkan wasiat Sayyidina abu bakar ash shiddiq ra :

والذي نفسى، بيده لقرابة رسول الله صلى الله عليه وسلم، احب الي ان اصل من قرابتي

Demi Allah , yang menguasai nyawaku. Sungguh kerabat rosulullah saw lebih aku cintai untuk kuperlakukan dengan baik, daripada kerabatku sendiri

###

Imam ad dailamy meriwayatkan dari imam ali ra , bahwa rosul saw bersabda :

اثبيكم على الصراط اشدكم حبا لأهل بيتي واصحابي

Orang yang paling teguh mantap berjalan diatas shirot ( jembatan) diantara kalian ialah yang paling besar kecintaan pada ahlul baytku dan para shohabatku

###

Dalam kitab asy-syaroful muabbad li aali Muhammad hal 94, diriwayatkan hadits dari abu sa'id al khudriy ra :

ما بال اقوام يقولون : ان رحم رسول الله لا تنغع يوم القيامة ؟
بلى ، ان رحمى موصولة في الدنيا والآخرة ,

واني ايها الناس ، فرط لكم على الخوض

Mengapa sampai ada orang yang mengatakan hubungan kekerabatan dengan rosulullah (nasab) tak bermanfaat dihari kiamat?

Ya, kekerabatan denganku, akan berkesinambungan dunia akhirat

Dan sesungguhnya aku wahai sekalian manusia , akan mendahului kalian di telaga haudh (surga)

###

Dalam sunan al kubro ,Rosul saw bersabda :

كل سبب ونسب منقطع يوم القيامة ، الا سببي ونسبي

Semua sebab dan nasab akan terputus dihari kiamat, kecuali sebabku dan nasabku

###

Sabda Nabi Salallahu Alaihi WaAlihi Wa Shahbihi Wasalam : “Andaikata seorang laki-laki berdiri antara hajar aswad dan maqam Ibrahim me­lakukan shalat dan puasa, kemudian meninggal dunia sedangkan ia membenci ahli bait Muhammad Shalallahu Alaihi WaAlihi Wa Shahbihi Wasalam, maka ia masuk neraka.” (HR at-Thabrani dan al-Hakim)

###

انا حرب لمن حاربهم وسلم لمن سالمهم

“Sesungguhnya aku memerangi orang-orang yang memerangi ahli bait ku, dan aku memberi jaminan selamat (dunia akhirat) kepada orang-orang yang berdamai dengan ahli bait ku.”

(HR. at-Turmudzi, Ibnu Majah dan al-Hakim)

###

بينما كان الإمام الشافعيُ يجلسُ في درسِ علمٍ له ؛
سأله أحد الجالسين عن زياراته للسيده نفيسه ( رضي الله عنها )
فقال الإمام الشافعي :
والله ثم والله ثم والله ما أُتيتُ من العلمِ إلا قليلاً مما قد أتت هي
فقال لهُ السائلُ :
كيف .. وأنت أنت ( أي أنك من أعلم أهل عصرك )
فقال الإمام الشافعي :
أيها السائل ..
إنهم أهل البيت ؛ لا يؤتون العلمَ من الكتب كما نأخذه نحن الفقراء إلى الكتب ؛ بل يؤتون العلم من لَدُنِ علوم الله ؛
فهم الأغنياءُ باللهِ عن دونه ؛ فإن كانَ للهِ أن يُكرم نبيه بأن أختص تعليمه بذاته ( علّمه شديدُ قوى ) ؛
فإنما و والله قد أختصهم اللهُ بعلومِ لدنهِ كرامةً لجدّهم الكريم ؛ وإنّا أيها السائلُ إليهم لفقراء ؛ ولو علم الخلق شأنهم عند ربهم ؛ لما تركوا لهم بابا إلا وتشفّعوا به
إنهم أيها السائلُ كالسفينة ؛
من ركبَ معهم نجى بهم ؛
ومن تركهم غرق

Pernah dikala Imam Syafi’i sedang duduk di majelis ilmunya,
Ada salah satu hadirin yang bertanya kepada beliau perihal berziarahnya imam Syafi’i kepada seorang cucu Rosululloh SAW yang bernama sayyidah Nafisah RA.

Maka Imam Syafi’i berkata :
“Demi Allah…Demi Allah…Demi Allah… Tidaklah aku diberi oleh Allah daripada ilmu kecuali hanya sedikit, jika dibandingkan ilmu yang diberikan Allah kepada beliau RA”.

maka orang itu bertanya lagi :
Bagaimana mungkin hal itu, sedangkan anda adalah tiada bandingnya (anda adalah orang yang paling alim pada zaman anda ini) ?

Maka Imam Syafi’i pun menjawab :

“Wahai orang yang bertanya…
Sesungguhnya mereka para Ahlul Bait Rosululloh SAW, tidaklah memperoleh ilmu hanya sebatas mempelajari kitab-kitab sebagaimana kita mengambil ilmu, yang pasti membutuhkan kitab-kitab.

Tetapi mereka juga memperoleh ilmu melalui jalur langsung daripada ilmu-ilmu Allah.
Mereka sudah tercukupi ilmu oleh Allah daripada selain Nya.

Maka jika dahulu Allah menghendaki memuliakan Nabinya Muhammad SAW dengan pengkhususan pemberian ilmu langsung dari Dzat Nya dengan
Firman Allah :
عَلَّمَهُ شَدِيْدُ الْقُوٰى
Allah SWT benar-benar telah mengkhususkan mereka para Ahlul Bait sebagai bentuk penghormatan kepada kakek mereka yang mulia Rosululloh SAW.”

“Maka…kita ini, wahai orang yang bertanya…adalah benar-benar membutuhkan ilmu dari mereka.
Jika saja para makhluk ini mengetahui kedudukan mereka disisi Tuhan mereka, tidaklah makhluk akan meninggalkan pintu-pintu Ahlul Bait, kecuali para makhluk meminta pertolongan dengan hal itu.”

“Merekalah…wahai orang yang bertanya, bagaikan perahu. Siapa yang naik bersama mereka para Ahlul Bait akan selamat dengan sebab mereka. Siapa yang meninggalkan mereka, maka akan tenggelam di lautan”.

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa bariik wa salim

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar