Profil Pondok Pesantren Al-Isyraq Jakarta



PROFIL PONDOK PESANTREN AL-ISYRAQ JAKARTA

Nama Pesantren :Pondok Pesantren Terbuka Gratis Al-Isyraq
Pendiri : KH. Suherman Mukhtar, SHI. MA.
Tahun Berdiri : 2009
Pengasuh : KH. Suherman Mukhtar, SHI. MA.
Alamat : Kampung Pejuangan, Jl.f. Rt 010/Rw 010, no 56, Kelurahan Kebon Jeruk, Jakarta Barat
No. Telephone : 021-6044 6060 / 089652067511 / 08129293632
Website : 6 Desember 2009
Jumlah Santri :  –
Pendidikan :
Biaya : Gratis

Sejarah Singkat

A. Cikal bakal

Pondok Pesantren Al-Isyraq adalah lembaga pendidikan yang berawal dari Majelis Ta’lim yang tersebar di wilayah Jakarta barat dan sekitarnya dengan nama yang berbeda-beda, kemudian pada tanggal 19 Dzulhijjah 1430/6 Desember 2009 Pada waktu Isyraq telah disamakan namanya dengan nama al-Isyraq

B. Asal mula tanah waqaf

KH. Suherman Mukhtar, SHI. MA. Berpindah dari tempat mertuanya kepejuangan yang masih di wilayah Kebon Jeruk, kemudian ketika di Kampung Pejuangan ia membangun rumah pribadi, setelah selesai membangun rumahnya beliau ditawarkan oleh saudaranya dari pihak istri yakni Bapak Masuri, SH dan Bapak Sadeli sebagai waqaf ibunya yakni Hj. Safurah untuk membangun Mushalla dengan luasnya: lebar 6.80 m kali panjang 5.25 m, kemudian Hj. Iyof (orang tua dari mertua Suherman Mukhtar SHI. MA) melihat lokasinya beliau merasa terpanggil hatinya untuk menambahkan luas tanah tersebut, padahal ketika itu ia sedang di tawarkan untuk pergi umroh, namun ia lebih memilih uangnya untuk membeli tanah dari Hj. Safuroh seluas 30 m², seharga seratus juta rupiah (Rp;100.000.000) yang diperuntukan untuk Pondok Pesantren sebagai waqaf dirinya dari pada umrah, Subhanallah.

Kemudian setelah itu pada tahun berikut tepatnya pada hari senin 06 Mei 2013/26 Jumadil Akhir 1434H atau pada pembangunan Ke-2 Pondok Pesantren Al-Isyraq mengadakan perluasan kembali dengan memperoleh tanah wakaf dari Bapak Masuri, SH Sadeli, Bapak Sadeli, Ibu Hj. Mastanah, dan Ibu Masiyah, begitupula murid-murid dan jama’ahnya yang lain juga tidak mau ketinggalan dengan mengikut sertakan diri mereka ikut dalam lelang waqaf berupa tanah dan bangunan permanen dua lantai dengan luas 30 m², yang dibeli dari adik Ibu Hj. Mastanah yakni Ibu Masiyah dengan harga Rp. 340.000.000 (Tiga Ratus Empat Puluh Juta Rupiah), Alhamdulillah dalam waktu tiga bulan lunas dari tanggal 25 November 2014 sampai tanggal pelunasan pada 25 Februari 2014 di Jakarta tepatnya di rumah kediaman KH. Suherman Muchtar, MA.

Visi dan Misi

Visi

Mewujudkan santri yang dapat menulis dan membaca kitab kuning, cerdas, berakhlak dan bertanggung jawab, serta mewujudkan masyarakat muslim yang berakhlak mulia sejahtera lahir dan bathin dalam ikatan Ukuwah Islamiyyah, sehingga dapat menjadi Rahmatan Lil Alamin

Misi

Memasyarakatkan kitab kuningmemberikan bimbingan dan pembinaan pada santri untuk meningkatkan pemahaman agama Islam,memberikan pelayanan untuk keperluan-keperluan ritual agama Islam, membina jama’ah agar memiliki Akhlakul Karimah, memfasilitasi jama’ah dalam kajian-kajian keislaman terutama menyangkut isu-isu konteporer untuk menangkal pengaruh buruk budaya asing yang tidak sesuai dengan kehidupan Islam.

Profil Pengasuh


Tentang KH. Suherman Mukhtar, MA.

Nama Lengkap : KH. Suherman Mukhtar. SHI, MA.
Tempat Tgl lahir : Jakarta 21 Maret 1978
Nama Ibu : Hj. Sun’ah
Nama Ayah : H. Mukhtar
Beliau juga seorang pengamal Tariqat Tasawwuf Qadiriyyah Naksyabandiyyah, beliau mengabil silsilah dari Syeikh Ahmad Shahibul Wafa Tajul Arifin (Abah Anom), TasikMalaya, pada tahun 1997 sampai sekarang. Dan sekarang dipesantren dan majlis ta’limnya dzikir tasawwuf selalu diamalkan.

Beliau pernah menerima ijazah langsung secara pribadi dari Syeikh Prof. Dr. Muhammad Fadhil, dari Turki (Cicit Syeikh Abdul Qadir Jailani), kitab Tafsir Jailani dan kitab Ash-Shalawat wal Aurad Karya Syeikh Abdul Qadir Jailani, dan beliau mendapat peluk dan doa keberkahan langsung dari beliau.

Beliau mendapat ijazah Dalailul Khairat dari gurunya KH Mahfuzh dan KH Mahfuzh mendapat Ijazah dari gurunya yaitu Syeikh Isma’il Zain al-Yamani.

Beliau pernah menerima ijazah langsung secara pribadi Maulid Dhiyaulami dari Habib Munzir al-Musawa.

Beliau pernah menerima ijazah Ratib al-Haddad secara berjamaah dari Al-Habib Alaidrus

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama