Sabtu, 04 Agustus 2018

Tafsir Al-Qur'an Surah Ar-Rahman Ayat 19-20

Rate this posting:
{[['']]}


TAFISR AL-QUR'AN SURAH  AR RAHMAN AYAT 19 - 20

(19). مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيَانِ
19. Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,

(20). بَيْنَهُمَا بَرْزَخٌ لَا يَبْغِيَانِ
20. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.

Adapun firman Allah Ta'ala :

مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيَانِ

Dia membiarkan dua lautan mengalir yang kemudian keduanya bertemu. 
(QS. Ar-Rahman: 19)

Ibnu Abbas r.a. 
mengatakan bahwa makna waltaqiyani ialah membiarkan keduanya mengalir.

Menurut Ibnu Zaid, Allah Ta'ala telah mencegah keduanya membaur dengan  menjadikan pemisah yang menghalangi kedua air (asin dan tawar) membaur menjadi satu.  Dan yang dimaksud dengan dua lautan ialah air asin dan air tawar.  Air tawar adalah air yang terdapat di sungai-sungai yang ada di antara manusia.

بَيْنَهُمَا بَرْزَخٌ لَا يَبْغِيَانِ

Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing. 
(QS. Ar-Rahman: 20)

Yakni Allah Ta'ala telah menjadikan di antara keduanya dinding pembatas yang menghalangi keduanya dapat membaur, agar yang ini tidak mencemari yang itu,  dan sebaliknya yang itu tidak mencemari yang ini sehingga dapat melenyapkan spesifikasi masing-masing yang diciptakan oleh Allah Ta'ala justru untuk tujuan tersebut.  Dan jika dikatakan seperti itu, berarti tidak ada lagi dinding penghalang yang mencegah air langit dan air bumi untuk terpisah.

IBNU KATSIR

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar