Senin, 03 Desember 2018

Shalat Di Dalam Kereta Api Dan Menjalankan Semua Syarat Rukunnya Apakah Sah?

Rate this posting:
{[['']]}

SHALAT DI DALAM KERETA API DAN MENJALANKAN SEMUA SYARAT RUKUNNYA APAKAH SAH?

Jawabannya : 

Sah. Karena kereta api itu bukan hewan tunggangan yg bisa saja tiba² bigar atau bergerak semau hewan tersebut, tapi kereta api itu seperti kapal api (Perahu , Bukan kopi).

Imam Ar-Ruyani seorang qodhi/hakim di masanya, ulama madzhab Syafi'i , Nama lengkapnya Abul Mahasin Abdul Wahid bin Isma’il Ar-Ruyani. Beliau berasal dari Ruyan (رويان), yakni sebuah kota besar di Thobaristan. Wafat pada tahun 502 H, menerangkan dalam kitabnya :

بحر المذهب للروياني، ٤٥٢/١

لو أراد أن يصلي الفريضة قائماً في كنيسة واسعة مستقبل القبلة بأركانها فإن كانت الدابة واقفة جاز، وإن كانت سائرة. قال أبو حامد: نصّ الشافعي في «الإملاء»: أنه لا يجوز بخلاف السفينة. والفرق أن البهيمة لها اختيار وتسير بنفسها ولا تكاد تثبت على حالٍ واحد؟، فيؤدي ذلك إلى تغيره عن القبلة في الفريضة، فلا يجوز. والسفينة كالأرض لا تسير بنفسها، وإنما تسير إلى جهةٍ واحدة لا تختلف فافترقا.

Makna; 
Kalau seseorang menghendaki melaksanakan sholat fardhu dg berdiri _dalam sekedup yg luas yg menghadap qiblat_ dengan menjalankan rukun² sholat (ruku', sujud, dll) maka;
✓ Jika hewan tunggangan sedang berhenti, maka demikian itu boleh (sah).
✓ Dan jika hewan tunggangan sedang berjalan, maka telah berkata imam Abu Hamid : Nas (yg tertulis dari) imam Asysyafi'i dalam kitab Al-imla' sungguh demikian itu tidak boleh, berbeda dengan perahu (kalau di perahu boleh).
Perbedaannya adalah sungguh bahwa binatang itu punya ikhtiyar dan bisa bergerak pergi dengan sendirinya, dan hampir tidak bisa tetap dalam satu posisi, maka sifat binatang yg demikian itu menjadikan kepada berubahnya arah dari menghadap dalam sholat fardhu, maka tidak boleh.
Sedang perahu itu seperti bumi , dia tidak bergerak pergi dengan sendirinya, sesungguhnya dia hanya bergerak pada satu arah, tidak berbeda² arah, maka keduanya (binatang dg perahu) berbeda.
--mj--

Jika kita di KA untuk tahu arah qiblat juga waktu sholat bisa donlod aplikasi Digital Falak di Play Store.

Jika tidak bisa hadap qiblat? 
Tetap sholat sempurna, tapi nanti tiba ditujuan sholat lagi.

Jika tidak bisa sholat dg sempurna karena penuh sesak saat mudik?
Sholat semampunya sambil duduk.

Jika sholat menghalangi jalan? 
Tetap sholat sempurna (jangan lupa pasang pembatas depan), sholat cuma 5 menit dan bisa mlipir (di pinggiran) dan juga bisa cari ruang restorasi , ada mushola di ruang tersebut.

Jika tidak sholat karena malu pada manusia sekitar, kuatir dikira sok alim dll?
Itu masuk pada Riya. Tetap lakukan sholat.
Diterangkan Oleh imam Annawawi dalam kitab

بستان العارفين للنووي

وعن السيد الجليل فضيل بن عياض رحمه الله تعالى قال ترك العمل لاجل الناس رياء والعمل لاجل الناس شرك والاخلاص أن يعافيك الله منهما.

Makna;
Dari Assayyid Aljalil Fudhoil bin 'Iyadh rohimahulloh ta'ala , beliau berkata:
"Meninggalkan amal karena manusia itu adalah Riya,
Dan ber amal karena manusia itu adalah Syirik,
Dan ikhlas adalah dijaganya kamu oleh Alloh dari keduanya (riya dan syirik)".
--mj--

والله أعلم

Oleh : Kiyai Nur Hasyim S Anam

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar