Hakikat Syukur Sebenarnya



HAKIKAT SYUKUR SEBENARNYA

وفي كل نفس من أنفاس العبد نعمة لله تتجدد عليه يلزمه القيام بشكرها ، وأدني الشكر أن يرى النعمة من الله تعالى ويرضى بما أعطاه ولا يخالفه بشيء من نعمه ،

Di dalam setiap nafas seorang hamba terdapat nikmat Alloh yang senantiasa baru, karena itu dia harus melazimkan sikap syukur kepada-Nya.

Syukur paling rendah adalah memandang kenikmatan itu sebagai pemberian dari Alloh dan meridhoi apa yang Alloh berikan dan tidak mengingkari sedikitpun dari nikmat-nikmat-Nya.

و تمام الشكر في الاعتراف بلسان السر أن الخلق كلهم يعجزون عن أداء شكره على أصغر جزء من نعمه و إن بلغوا غاية المجهود لأن التوفيق للشكر نعمة حادثة يجب الشكر عليهافيلزمك على كل شكر شكر إلى مالا نهاية له ،

Syukur yang sempurna ada di dalam hal pengakuan dengan ungkapan batin bahwa segenap makhluk adalah lemah untuk mensyukuri nikmat yang paling kecil sekalipun, walaupun untuk itu mereka mencurahkan segenap kesungguhan, sebab dorongan untuk syukur itu termasuk nikmat lain lagi yang wajib disyukuri.

Jadi, kita harus bersyukur ketika kita mampu bersyukur.
Demikianlah seterusnya hingga tiada akhir.

فإذا تولى الله العبد حمل عنه شكره فرضى عنه بسير وحط عنه ما يعلم أنه لا يبلغه و يضعفه( وما كان عطاء ربك محظورا )،

Apabila Alloh memberikan kemampuan kepada hamba-Nya untuk bersyukur kepada-Nya, maka dia akan ridho kepada-Nya atas rejeki yang sedikit dan akan sadar bahwa dia tidak akan mampu bersyukur kepada-Nya.

Allah berfirman yang artinya : 
Dan kemurahan Tuhanmu tidak dapat dihalangi.(Al-Isro' ayat 20)

منهاج العارفين للامام الغزالى

Dikutip dari Kitab (Minhajul 'Arifin Al-Imam Al-Ghozali)

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim
   

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama