Perbedaan Tunduk, Iman, Yakin Oleh Habib Ja'far Bin Bagir Al-Athos



PERBEDAAN TUNDUK, IMAN, YAKIN OLEH HABIB JA'FAR BIN BAGIR AL-ATHOS

Habib Ja’far bin Muhammad Bagir Alatas : "orang – orang arab yang baru masuk Islam mereka mengatakan kepada Rasulullah, saking cintanya kepada Rasulullah Saw langsung mau cepat saja, ya Rasulallah kami beriman ya Rasulallah, Allah tegur mereka jangan langsung ketingkatan iman . Sampai cahaya iman di berikan kepada hati kalian ,

para ulama , para sufiyah para ulama arif billah . ‘’ Iman adalah cahaya yang di tuang di setiap hati hambanya ‘’ …

Rasul mengatakan ‘’ kalau cahaya iman masuk kedalam hati seseorang, terbuka itu hati menjadi luas ‘’

"apakah ada tanda – tandanya ya Rasulullah ?"

lalu kata Rasulallah "iya ,’ dia menjauh dari kehidupan yang tipu tipuan, dia kembali kepada rumahnya yang abadi, yang kekal dan dia mempersiapkan dirinya sebelum datangnya kematian ‘’.

Iman yang begini kalau sudah masuk kedalam hati kita, sudah lapang hati kita dan tidak takut lagi kecuali Allah Swt, iman yang kuat nanti naik kepada posisi yaqin dan kita terus dalam ketaatan kepada Allah Swt dan dengan keimanan kita naik dan kekuatan iman itu kebatas aman , kalau sudah naik ke iman dan batas aman maka naik menjadi yaqin .

Yakin adalah ibarat kuatnya iman , mantabnya iman , kokoh nya iman ke dalam hati seolah – olah gunung yang menjulang ke atas dan dasarnya menancap ke bawah bumi dan tidak bisa di getarkan dan tidak di goncangkan lagi ‘’

tidak bisa di bisikin oleh dunia , tidak bisa di bisikin oleh syaton , tidak bisa di bisikin oleh hawa nafsu karena sudah mantab terhadap Allah Swt.

Kata sayidina Ali ’’ kalau di buka oleh Allah Swt semua Alam , di buka oleh Allah Swt semua tabir , alam apapun kerajaan – kerajaan Allah di buka yang di bumi dan di langitnya, di dunia dan di akheratnya di buka oleh Allah Swt tidak bertambah keyakinanku, "
kenapa tidak bertambah karena sudah penuh iman nya dan sudah kuat keimanan sayidina Ali r.a, tidak perlu lagi di lihatkan karomah – karomah, tidak perlu lagi di perlihatkan alam – alam yang ada di depanya, alam jin , alam manusia , dengan segala bentuknya , langitnya, buminya, surganya , tidak bertambah rasa yaqin ku kepada Allah Swt karena sudah kokoh mantab kepada sang pencipta Allah Swt.

Iman bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan ‘syaton akan kabur dengan orang yang punya keyakinan ‘’ , makanya di katakan ‘sungguh syaiton kabur dengan bayanganya sayidina Umar, tidak lah sayidina Umar melewati suatu jalan melainkan syaitan melewati jalan yang lain tidak bisa mendekat ‘’.

Dan di kisahkan al imam Junaid dalam satu kisahnya, dia tidur, muridnya sembahyang, syaton mau menggoda ini murid akan tetapi ada gurunya sedang tidur, sedang istirahat, di lihat seseorang kenapa tidak masuk engkau karena syaiton jaman dahulu bisa menyerupai manusia dan berbentuk dengan manusia karena dari golongan jin dia bisa berbentuk manusia mau menggoda orang yang sedang sembahyang tidak bisa, di tanya kenapa tidak masuk – masuk?

maka dijawab oleh syaitan, aku setiap mau masuk kebakar bukan dengan yang shalat akan tetapi dari nafas orang yang tidur,

dalilnya adalah perkataan Rasulullah, sesungguhnya syaiton tidak bisa mendekat dengan saydina umar ‘’ karena syaiton tidak bisa mendekat dengan sohibul yaqin ‘’.

Semoga kita di berikan iman yang kuat , keyakinan kepada Allah bertambah dan di tambah taufik dan hidayah supaya semakin kuat dan di angkat iman setinggi – tingginya dan di angkat dengan orang – orang yang besar di sisi nya dan di jaga kita dan keluarga kita
------------------
Quran Surat AlHujarat 14: "Orang-orang Arab Badui itu berkata: "Kami telah beriman". Katakanlah: "Kamu belum beriman, tapi katakanlah 'kami telah tunduk', karena iman itu belum masuk ke dalam hatimu; dan jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tidak akan mengurangi sedikitpun pahala amalanmu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholi 'ala sayidina Muhammad nabiyil umiyi wa 'ala 'alihi wa shohbihi wa salim
    

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama