Friday, August 30, 2019

Kisah Pemuda Yang Khawatir Akan Perbuatan Dosa

Rate this posting:
{[['']]}

KISAH PEMUDA YANG KHAWATIR AKAN PERBUATAN DOSA

Suatu hari seorang pemuda menemui Rasulullah SAW dengan wajah gusar, nampak gelisah dan begitu khawatir. Perlahan pemuda tersebut menghampiri Rasulullah SAW dan bertanya: “Wahai Rasulullah, betulkah segala perbuatan kita, baik maupun buruk, akan dibalas? ”Wajah pemuda tersebut sungguh risau. 

Rasulullah dengan akhlak yang selalu saja terpancar dari wajahnya, tersenyum teduh & menjawab.. : “Tentu saja, janji Allah itu pasti. Tiada yg lebih pasti dari janji-Nya.”

“Barangsiapa mengerjakan kebaikan sekecil apa pun, niscaya dia akan mendapat balasannya. & barangsiapa yg mengerjakan kejahatan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat balasannya pula.” – QS. Al Zalzalah: 7-8

Melihat wajah pemuda yang semakin gusar, Rasulullah pun bertanya: “Wahai pemuda.. apakah gerangan yang membuatmu begitu risau? Dan mengapa kamu bertanya demikian?” Pemuda itu pun menjawab dengan suara pelan : “Wahai Rasulullah.. aku merisaukan perbuatan" dosaku yg aku pun tak sanggup menghitungnya. Sungguh berbuat dosa itu bisa sangat tak terasa. Aku khawatir akan balasannya di dunia maupun di akhirat kelak.. ”Rasulullah kembali menatap pemuda tersebut dgn pandangan yg teduh & senyum yg menentramkan hati, kemudian balik bertanya : “Wahai pemuda.. kamu pernah sakit? Pernah dikhianti? Pernah tak enak hati? Pernah gundah tanpa sebab yg pasti? Pernah mendapat masalah yg besar?

”Mendengar rangkaian pertanyaan itu, pemuda tersebut mengangguk, “Tentu saja pernah ya Rasulullah.. ”Rasulullah semakin melembutkan suaranya : “Sesungguhnya sakitmu, perasaan tak enak hatimu, kegundahan tanpa sebabmu, juga masalah" besarmu itu Allah hadirkan ke dalam kehidupanmu untuk menggugurkan setiap dosa yg kau khawatirkan itu. ”Mendengarnya,pemuda tersebut berurai air mata penuh syukur. 

Bersyukur sangat dalam karena baru menyadari bahwa segala hal yg dianggapnya musibah dlm hidup, ternyata adalah karunia, yg dihadirkan untuk menggugurkan dosa".

Wallahu a'lam Bishowab

Allahumma sholli'ala sayyidina Muhammad nabiyil umiyi wa'ala aalihi washohbihi wasalim
 
dakwahislamiyah93@gmail.com
  
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment