Lirik Qasidah Huwannur Majelis Rasulullah SAW



LIRIK QASIDAH HUWANNUR MAJELIS RASULULLAH SAW

هُوَ النُّورُ يَهدِى الحَا ئِرِينَ ضِيَاؤُهُ
وَفِى الحَشرِ ظِلُّ المُرسَلِينَ لِوَاؤُهُ

Dialah cahaya, dengan sinarnya ia membimbing yang kebingungan
Dan kelak di padang mahsyar para nabi berlindung di bawah bayangan panjinya

تَلَقَّى مِنَ الغَيب المًجَرَّدِ حِكمَةً
بِهَا اَمْطَرَتْ فِى الخَافِقَيْنَ سَمَاؤُهُ

Beroleh hikmah dari yang ghaib
Dengan hikmah itu hujanlah langit (dengan Rahmat) di segala penjuru barat dan timur

وَمَشْهُودُ اَهلِ الحَقِّ مِنهُ لَطَائِفٌ
تُخَبِّرُ اَنَّ المَجْدَ وَالشَّأَ وَشَأَوُهُ

Para saksi dari para Ahli Ma`rifah yang dalam kebenaran, menyaksikan dari Beliau ﷺ kasih sayang dan kelembutan-kelembutan
dikhabarkan sungguh apa yang terjadi adalah dengan keinginanmu (ﷺ).

فَلِلهِ مَالِلْعَينِ مِن مَشهَدِ اجْتِلاَ
يَعِزُّ عَلَى اَهلِ الحِجَابِ اجْتِلاَؤُهُ

Demi Allah, apa yang mereka saksikan
Tak mampu dicerna oleh indera ahli hijab (manusia biasa)

اَيَانَازِحًاعَنِّى وَمَسْكَنُهُ الحَشَا
اَجِب مَن مَلاَ كُلَّ النَّوَاحِى نِدَاؤُهُ

Wahai yang jauh dariku dan tempatnya di lubuk hati yang terdalam
jawablah wahai Saudaraku seruan (Sang Nabi ﷺ) yang memenuhi segala penjuru.

اَجِب مَن تَوَلاَّهُ الهَوَى فِيكَ وَامضِ فِى
فُؤَادِى مَايَهْوَى الهَوَى وَيَشَاؤُهُ

Jawablah Dia yang dikuasai oleh rindunya padamu (ﷺ) dan tetaplah
Dihatiku yang selalu merindukanmu

بَنَى الْحُبُّ فِى وَسْطِ الفُؤَادِ مَنَازِلًا
فَلِلّهِ بَانٍ فَاقَ صُنْعًا بِنَا ؤُهُ

Cinta membangun istana agung di dalam hati yang terdalam
Demi Allah, sungguh tempat itu paling tinggi dan indah di antara bangunan (tempat) yang lain

بِحُكْمِ الْوَلَا جَرَدْتُ قَصْدِي وَحَبَّذَا
مُوَالٍ اَرَاحَ الْقَلْبَ مِنْهُ وَلَاؤُهُ

Dengan pertimbangan kesetiaan, kulepas semua maksud dan kesenangan pribadi
Kesetiaan membebaskan hati pelakunya dari semua itu

مَرِضْتُ فَكَانَ الذِّكْرُ بُرْءًا لِعِلَّتِي
فَيَاحَبَّذَا ذِكْرًا لِقَلْبِي شِفَاؤُهُ

Jika aku sakit maka suatu ingatan (zikir) memulihkanku
Oh betapa indah ingatan itu yang menyembuhkan hatiku

اِذَا عَلِمَ الْعُشَاقَ دَائِي فَقُلْ لَهُمْ
فَاِنَّ لِقَا اَحْبَابِ قَلْبِي دَوَاؤُهُ

Jika para perindu mengetahui penyakitku Maka katakan pada mereka
bahwa hanya perjumpaan dengan kekasih hatikulah obatnya

اَيَارَاحِلًا بَلِّغْ حَبِيْبْي رِسَلَةً
بِحَرْفٍ مِنَ الْاَشْوَاقِ يَحْلُو هِجَاؤُهُ

Wahai yang akan pergi, sampaikan suratku kepada kekasihku
Dengan huruf-huruf dari cinta yang memperindah ejaannya

وَهَيْهَاتَ اَنْ يَلْقَى الْعَذُولُ اِلَى الْحَشَا
سَبِيْلًا سَوَاءٌ مَدْحُهُ وَ هِجَاؤُهُ

Mustahil bagi seorang pengejek melontarkan ke dalam hati
Puji-pujian dan ejekan lewat jalan yang sama

فُؤَادِي بِخَيْرِ الْمُرْسَلِيْنَ مُوَلَّعٌ
وَاَشْرَفُ مَا يَحْلُو لِسَمْعِي ثَنَاؤُهُ

Hatiku ini bergelora dengan cinta kepada sebaik-baik utusan
Dan yang terindah dipendengaranku adalah mendengar puji-pujian untuknya

رَقَى فِي الْعُلَى وَالْمَجْدَ اَشْرَفَ رُتْبَةٍ
بِمَبْدَاهُ حَارَالْخَلْقِ كَيْفَ انْتِهَاؤُهُ

Maqomnya terus naik dan jauh diketinggian kesempurnaan
Sehingga semua makhluk bingung sampai dimana akan berakhirnya

اَيَاسَيِّدِي قَلْبِي بِحُبِّكَ بَائِحٌ
وَطَرْفِي بَعْدَ الدَّمْعِ تَجْرِي دِمَاؤُهُ

Wahai Tuanku, hatiku jelas dirundung cinta kepadamu
Hingga kelopak mataku setelah habis air mata mengalirkan darah darinya

اِذَا رُمْتَ كَتْمَ الْحُبِّ زَادَتْ صَبَابَتِي
فَسَيَّانِ عِنْدِي بَثُّهُ وَخَفَاؤُهُ

Jika kucoba sembunyikan cintaku, justru bertambah geloranya
Maka sama saja bagiku kunyatakan atau kusembunyikan cintaku

اَجِبْ يَاحَبِيْبَ الْقَلْبِ دَعْوَةَ شَيِّقٍ
شَكَى لَفْحَ نَارٍ قَدْ حَوَتْهَا حَشَاؤُهُ

Jawablah seruan kerinduan ini wahai kekasihku panggilan pecinta ini
Rintihan api kerinduan telah menyelimuti lubuk hatiku

وَمَرَّطَيْفُكَ الْمَيْمُونُ فِي غَفْلَةِ لْعِدَا
يَمُرُّ بِطَرْفٍ زَادَ فِيْكَ بُكَاؤُهُ

Dan tatkala bayang-bayangmu lewat disaat aku lengah
Lewat dipelupuk mataku, bertambahlah tangisku padamu

لِيَ اللهُ مِنْ حُبٍّ تَعَسَّرَوَصْفُهُ
وَ ِللهِ اَمْرِي وَالْقَضَاءِ قَضَاؤُهُ

Untukku Ya Allah, sungguh sulit melukiskan cinta ini
Dan kupasrahkan padaMu segala ketentuanmu pasti berlaku

فَيَا رَبِّ شَرِّفْنِي بِرُؤْيَةِ سَيِّدِي
وَاَجْلِ صَدَى الْقَلْبِ الْكَثِيْرِ صَدَاؤُهُ

Ya Allah, muliakanlah aku dengan memandang tuanku
Dan bersihkanlah hati yang penuh dengan kekeruhan ini

وَبَلِّغْ عَلِيًّا مَا يَرُومُ مِنَ اللِّقَا
بِاَشْرَفِ عَبْدٍ جُلُّ قَصْدِي لِقَاؤُهُ

Dan sampaikanlah pada diriku pada puncak harapan untuk berjumpa
Dengan semulia-mulia hamba, dan perjumpaan dengannya adalah segala tujuanku

عَلَيْهِ صَلَاةَ اللهِ مَا هَبَّتِ الصَّبَا
وَمَااَتْرَبَ الْحَادِي فَطَابَ حِدَاؤُهُ

Atasnya curahan sholawat selama angin berhembus
Sebanyak asyik merdunya qosidah pujian yang memadukan cinta padamu (Nabi Muhammad) maka semakin indahlah pujian yang menyatukan hati dalam cinta padanya

مَعَ الْا ۤلِ وَالْاَصْحَابِ مَاقَالَ مُنْشِدٌ
هُوَالنُّورُ يَهْدِي الْحَائِزِيْنَ ضِيَاؤُهُ

Beserta keluarga, sahabat dan yang diucapkan oleh munsyid (pembaca qosidah)
Dialah pelita cahaya yang memberi petunjuk orang-orang yang bimbang

$ads={1}

Semoga bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim
 
Redaksi

Rumah Muslimin Grup adalah Media Dakwah Ahlusunnah Wal jama'ah yang berdiri pada pertengahan tahun 2017 Bermazhab Syafi'i dan berakidah Asyariyyah. Bagi sobat rumah-muslimin yang suka menulis, yuk kirimkan tulisannya ke email kami di dakwahislamiyah93@gmail.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
close