Selasa, 22 Oktober 2019

Santri Itu Sami'na Wa Atho'na

Rate this posting:
{[['']]}

SANTRI ITU SAMI'NA WA ATHO'NA

RUMAH MUSLIMIN - Sering kali kita mendengar kata SANTRI lalu dihubungkan dengan pesantren.

Santri memang selalu dipautkan dengan pesantren, karena tidaklah dapat disebut santri sebelum ia menimba ilmu agama di pesantren. Namun hakekat santri bukanlah demikian, Santri adalah seseorang yang belajar kepada guru agamanya, dan dia mengamalkan ilmunya dan memberikan manfaat kepada orang banyak. Orang yang seperti inilah yang dapat disebut santri.
Menurut Habib Umar bin Hafidz, Santri terbagi menjadi 2 :

1. Santri Jasadiyah
2. Santri Ruhiniyah

Santri Jasadiyah ini mereka yang belajar ilmu agama secara langsung kepada gurunya, Sedangkan Santri Ruhiniyah adalah seseorang yang tidak pernah belajar langsung kepada seorang guru, namun ia  memiliki rasa cinta dan kagum kepada salah satu ulama, lalu ia mengikuti akhlaknya serta mendengar dan menjalankan nasihat-nasihat dakwahnya walaupun melalui video maupun kutipan-kutipan hikmah lainnya. Contoh halnya, seperti seseorang yang mencintai Guru mulia Alhabib Umar bin hafidz.

Seorang santri adalah penerus jalan dakwahnya Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam. Oleh sebab itu, seorang santri harus mendedikasikan diri sepenuhnya untuk dakwahnya Rasulullah SAW. 

Jangan sampai, Seorang santri yang mendalami ilmu agamanya, karena faktor ingin disebut sebagai ulama, ustadz, kiyai dan lain sebagainya. Apalagi menjadikan ilmu agama sebagai alat debat dan sok hebat.

Santri itu adalah murid, dan Sebagai  murid haruslah mendengarkan apa kata gurunya, Ia harus memegang prinsip : " Sami'na Wa Atho'na  (kami dengar dan kami taat) ". Dengan memegang prinsip ini, maka santri akan mendapatkan keberkahan atas ilmu yang ia miliki.
Karena jarang sekali seorang santri memiliki ilmu namun tidak ada keberkahan di dalamnya, itu semua dikarenakan seorang santri yang tidak patuh dan taat kepada gurunya. 

Maka jadilah santri seutuhnya, dengan penuh berkhidmat serta mendengarkan dan menjalani apa kata gurumu. Berkah ilmu mu, adalah bakti dan khidmatmu kepada gurumu.

Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 

Penulis : Rumah Muslimin
Wallahu a'lam Bishowab
Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim
  
dakwahislamiyah93@gmail.com
  
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar