Daftar Pesantren-Pesantren NU Yang Menggunakan Cadar

DAFTAR PESANTREN-PESANTREN NU YANG MENGGUNAKAN CADAR

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Film pendek yang berjudul MY Flag - Merah Putih VS Radikalisme menuai kontroversi di media sosial. Sebab, film yang diunggah oleh channel youtube NU Channel ini mempertunjukkan sebuah aksi bertarung antara wanita berjilbab dengan wanita bercadar.

Film tersebut dikritik berbagai elemen umat muslim. bukan hanya dari kalangan non NU saja, namun banyak juga kalangan Nahdliyin tidak menyukai salah satu adegan tersebut, karena dianggap memperburuk " Citra " Cadar itu sendiri. Di dalam islam, cadar merupakan bagian syare'at dikalangan mazhab Syafi'i walaupun hal ini termasuk ikhtilaf para alim ulama.

Namun tahukah kamu? dibalik film tersebut, ternyata banyak pesantren afiliasi NU yang mengimplementasikan cadar kepada santriawatinya di dalam pesantren. 

$ads={1}

Berikut kami paparkan nama-nama Pesantren yang berafiliasi NU yang menerapkan cadar di dalam pesantrennya :

1. Ponpes Asy syifaa wal mahmuudiyyah simpang sumedang

2. Ponpes Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo

3. Darus Sa'adah, Gubukklakah, Poncokusumo-Tumpang Kab. Malang asuhan KH. Nur Hasanuddin

4. Kencong Jember. Gus Sholahuddin Munshif

5. Ponpes roudhotul hasanain kediri

6. Ponpes Miftahul Ridwan subang

7. Miftahul Huda Almusri Cianjur Idrisiyyah Pagendingan Cisayong Kab Tasikmalaya Dayah MUDI Samalanga Bireun Aceh

8. Darullughah Waddakwah, Pasuruan

9. Ponpes AL-KHAIRIYYAH Watubelah Cirebon

10. Ponpes Al Fatah Temboro, Karas Magetan

11. Pondok pesantren madukawan II Pagantenan pamekasan

12. Ponpes Al-Musri, Cianjur

13. Pondok Pesantren Putri Sunniyah Salafiyah An-Nur

14. Pondok Pesantren Al-Bahjah " Buya Yahya "

15. Ponpes Azzahro' Pasuruan

16. Ponpes Darussa'adah, Gubugklakah Malang

17.  Ponpes Yasin banjarbaru kalsel

18.  PP Darus Sa'adah al-Islamy Gubuk Klakah, Poncokusumo Malang, Abuya KH Nur Hasanuddin

Dan masih banyak lagi yang tidak dapat kami tuliskan satu persatu. Ada pesantren yang berafiliasi dengan NU namun ada juga yang tidak, namun pendiri ponpes merupakan warga NU, Amaliahnya NU dan segala sesuatunya berhubungan dengan NU.

Sebenarnya film ini memiliki tujuan yang baik, yaitu untuk meningkatkan rasa/jiwa nasionalisme kita sebagai seorang muslim kepada bangsa Indonesia, namun hanya saja ada sebuah adegan yang membuat film tersebut menjadi kurang sempurna.

Padahal, jika dipahami.. mayoritas muslimah Indonesia yang menggunakan cadar berasal dari kalangan Ahlusunnah Wal Jama'ah, seperti dari Majelis Ilmu para habaib, Majelis Ilmu para kyai, Pesantren Ahlusunnah dll.

Alangkah lebih bijaknya, jika adegan tersebut di cut, mungkin akan lebih baik dan sempurna " narasi " dari film tersebut.

Namun balik lagi, apakah itu karena kesalahan teknis ataukah memang sengaja dimasukkan ke dalam " konsep " narasinya. Apapun itu semoga Allah memaafkannya dan kita semua diberikan pengampunan dari Allah Azza Wa Jalla

Sumber : Melalui komentar status Gus Najih Ibn Abdil Hameed di laman facebooknya

Ditulis oleh : Admin rumah-muslimin

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim
 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama