Jumat, 30 Oktober 2020

Lirik Sholawat Sholatullahi Ma Lahat Kawakib Habib Syech

Rate this posting:
{[['']]}

LIRIK SHOLAWAT SHOLATULLAHI MA LAHAT KAWAKIB HABIB SYECH

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Habib Syech merupakan seorang tokoh habaib yang dikenal gemar bersholawat. Lebih dari ratusan ribu pengikutnya tersebar diberbagai wilayah Indonesia. Dengan ciri khas pembawaannya, nadanya serta ketukan Hadrohnya, menjadikan banyak orang suka dengan aksi panggungnya.

Banyak Sholawat yang dibawakan oleh Habib Syech, Oleh sebab itu kami ingin berbagi kepada sahabat Syekhermania melalui artikel yang berjudul  " Lirik Sholawat Sholatullahi Ma Lahat Kawakib Habib Syech "

Sholatullahi Ma Lahat Kawakib

ﺻَﻠَﺎﺓُ ﺍﻟﻠﻪِ ﻣَﺎﻟَﺎﺣَﺖْ ﻛَﻮَﺍﻛِﺐْ ﻋَﻠﻰَ ﺍﺣْﻤَﺪْ ﺧَﻴْﺮِ ﻣَﻦْ ﺭَّﻛِﺐَ ﺍﻟﻨَّﺠَﺂئب

Sholaatullahi maalaahat kawaakib

‘Alaa ahmada khoeri man rokiban-najaa-ib

Selagi bintang masih bercahaya, semoga rahmat Allah tercurah kepada nabi Muhammad yang sebaik-baiknya pengendara unta.

ﺣَﺪَﻯ ﺣَﺎﺩِﻯ ﺍﻟﺴُّﺮَﻯ ﺑِﺎﺳْﻢِ ﺍﻟْﺤَﺒَﺂئب ﻓَﻬَﺰَّ ﺍﻟﺴُّﻜْﺮُ ﺍَﻋْﻄَﺎﻑَ ﺍﻟﺮَّﻛَائب

Hadaa haadiis-suroo bismil-habaa-ib

Fahazzasy-syukru a’thoofar-rakaa-ib

Selama pengiring unta menyanyikan lagu menyebut nama kekasih terindu.

Unta mengangguk-angguk menari gembira tertawa irama lagu penunggangnya


ﺍَﻟَـﻢْ ﺗَﺮَﻫَﺎ ﻭَﻗَﺪْ ﻣَﺪَّﺕْ ﺧُﻄَﺎﻫَﺎ ﻭَﺳَﺎﻟَﺖْ ﻣِﻦْ ﻣَّﺪَﺍمعهاﺳَﺤَﺂﺋِﺐْ


Alam tarohaa wa qod maddat khushoohaa

Wa saalat min madaami’ihaa sahaa-ib

Tidakkah engkau lihat, semakin cepat langkah unta?

Bercucuran deras dari matanya air mata bagaikan awan tiba.


ﻭَﻣَﺎﻟَﺖْ ﻟِﻠْﺤِﻤَﻰ ﻃَﺮَﺑًﺎ ﻭَّﺣَﻨَّﺖْ ﺍِﻟﻰَ ﺗِﻠْﻚَ ﺍﻟْﻤَﻌَﺎلم ﻭَﺍﻟْﻤَﻠَﺎﻋِﺐْ


Wamaalat lilhimaa thoroban wa hannat ila tilkal ma’aalimi wal malaa’ib

Semakin condong pula langkahnya karena gembira, dan rindu pada kandang serta ladang penggembalaannya.


ﻓَﺪَﻉْ ﺟَﺬْﺏَ ﺍﻟﺰِّﻣَﺎﻡِ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺴُﻘْﻬَﺎ ﻓَﻘَﺎﺋِﺪُ ﺷَﻮْﻗِﻬَﺎ ﻟِﻠْﺤَﻲِّ ﺟَﺎﺫِﺏْ


Fada’ jadzbaz-zimaami wa laa tasuq-haa

Faqoo-idu syauqihaa lil-hayyi jaadzib

Maka biarkan, jangan kau tarik tali kekang atau menggiringnya, karena kerinduan pada sang nabilah yang menariknya.


ﻓَﻬُﻢْ ﻃَﺮَﺑًﺎ ﻛَﻤَﺎ ﻫَﺎﻣَﺖْ ﻭَﺇِﻟَّﺎ ﻓَﺈِﻧَّﻚَ ﻓِﻰ ﻃَﺮِﻳْﻖِ ﺍﻟْﺤُﺐِّ ﻛَﺎﺫِﺏْ


Fahim thoroban kamaa hammat wa illaa

Fa innaka fii thoriiqil-hubbi kaadzib

Tunjukkan lah rasa cintamu sebagaimana cintanya unta dan jikalau tidak,

Maka jalan cintamu pada nabi adalah dusta.


ﺍَﻣَّﺎ ﻫَﺬَﺍ ﺍﻟْﻌَﻘِﻴْﻖُ ﺑَﺪَﺍ ﻭَﻫَﺬِﻱ ﻗِﺒَﺎﺏُ ﺍﻟْﺤَﻲِّ ﻟَﺎﺣَﺖْ ﻭَﺍﻟْﻤَﻀَﺎﺭِﺏْ


Amaa haadzal-’aqiiqu badaawa hadzii

Qibaabul-hayyi laa-ahat wal-madloorib

Perhatikan, kota Aqiq telah Nampak dan inilah Qubah Nabi,, gemerlapan cahayanya menyilaukan


ﻭَﺗِﻠْﻚَ ﺍﻟْﻘُﺒَّﺔُ ﺍﻟـْﺨَﻀْﺮَﺍﺀَ ﻭَﻓِﻴْﻬَﺎ ﻧَـﺒـِﻲُّ ﻧُﻮْﺭُﻩُ ﻳَـﺠْﻠُﻮْ ﺍﻟْﻐَﻴَﺎهب


Wa tilkal-qubbatul-khodlroo-u fiihaa

Nabiyyun nuuruhu yajlul-ghoyaahib

Itulah qubah hijau dan nabi bermakam di dalamnya.

Seorang nabi yang nur-nya menerangi kegelapan.


ﻭَﻗَﺪْ ﺻَﺢَّ ﺍﻟﺮِّﺿَﻰ ﻭَﺩَﻧَﺎ ﺍﻟﺘَّﻠَﺎقی ﻭَﻗَﺪْ ﺟَﺎﺀَ ﺍﻟْﻬَﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﻛُﻞِّ ﺟَﺎﻧِﺐْ


Wa qod shohhar-ridloo wa danat-talaaqii

Wa qod jaa-al-hanaa min kulli jaanib

Dan sungguh jelas keridhaan Allah, dan pertemuanpun telah dekat

Dan sungguh telah datang kegembiraan dari segala penjuru


ﻓَﻘُﻞْ ﻟِﻠﻨَّﻔْﺲِ ﺩُﻭْﻧَﻚِ ﻭَﺍلتملی ﻓَﻤَﺎ ﺩُﻭْﻥَ ﺍﻟْﺤَﺒِﻴْﺐِ ﺍﻟْﻴَﻮْﻡَ ﺣَﺎﺟِﺐْ


Faqul linnafsi duunaka wat-tamalliy

Famaaduunal-habiibil-yaoma haajib

Maka bisikkan ke dalam hati, tiada seorangpun kucondongkan rasa cinta.

Maka tiada satupun hari ini kepada kekasih, penghalangnya


ﺗَـﻤَﻠﻰَّ ﺑِﺎلحبيب ﺑِﻜُﻞِّ ﻗَﺼْﺪٍ ﻓَﻘَﺪْحصل ﺍﻟْﻬَﻨَﺎ ﻭَﺍﻟﻀِّﺪُّ ﻏَﺂﺋِﺐْ


Tamallaa bil habiibi bikulli qoshdin

Faqod hasholal-hanaa wadl-dliddu ghoo-ib

Condongkanlah rasa cita kepada kekasih di segala tujuan,

Maka sungguh memperoleh kesenangan dan lenyaplah kedukaan.


ﻧَـﺒـِﻲُّ ﺍﻟﻠﻪِ ﺧَﻴْﺮُ ﺧَﻠْﻖِ ﺟَـميعا ﻟَﻪُ ﺃَﻋْﻠﻰَ ﺍﻟْﻤَﻨَﺎصب ﻭَﺍﻟْﻤَﺮَﺍﺗِﺐْ


Nabiyyullaahi khoirul-kholqi jamii’an

Lahu a’laal-manaashibi wal-marootibi

Nabi Allah yang sebaik-baik makhluk kesemuanya.

Baginya keluhuran pangkat dan martabat tertinggi.


ﻟَﻪُ ﺍﻟْـﺠَﺎﻩُ ﺍﻟﺮَّﻓِﻴْﻊُ ﻟَﻪُ ﺍﻟْﻤَﻌَﺎلی ﻟَﻪُ ﺍﻟﺸَّﺮَﻑُ ﺍﻟْﻤُﺆَبد ﻭَﺍﻟْﻤَﻨَﺎﻗِﺐْ


Lahul-jaahur-rofii’u lahul-ma’aaliy

Lahusy-syaroful-mu-abbadu wal-manaaqib

Baginya ketinggian kedudukan, baginya segala keluhuran.

Kemuliaannya diabadikan dan menjadi kenangan.


ﻓَﻠَﻮ ﺍَﻧَـﺎ ﺳَﻌَـﻴْــنا ﻛُﻞَّ ﻳَــﻮْﻡٍ ﻋَﻠﻰَ ﺍﻟْﺎَﺣْﺪَﺍﻕِ ﻟَﺎﻓَﻮْﻕَ ﺍﻟﻨَّﺠَﺂئب


Falao annaa sa’aynaa kulla yaomin

‘Alal-ahdaaqi laa faoqon-najaa-ib

Maka seandainya kami menuju tempat, berjalan setiap hari

diatas pandangan, bukan di punggung-punggung unta.


ﻭَﻟَﻮْ ﺍَﻧَﺎ ﻋَﻤِﻠْﻨَﺎ ﻛُﻞَّ ﺣِﻴْﻦٍ ﻟِﺄَﺣْﻤَﺪَ ﻣَﻮْﻟِﺪًﺍ ﻗَﺪْ ﻛَﺎﻥَ ﻭَﺍﺟِﺐْ


Wa lao annaa ‘amilnaa kulla hiinin

Li ahmada maulidan qod kaana waajib

Dan seandainya kami beramal setiap saat Pada peringatan kelahiran Ahmad, maka sungguh

hukumnya wajib.


ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻣِﻦَ ﺍلمهيمن ﻛُﻞَّ ﻭَﻗْﺖٍ ﺻَﻠَﺎﺓ ﻣَّﺎ ﺑَﺪَﺍ ﻧُﻮْﺭُ ﺍﻟْﻜَﻮَﺍکب


‘Alaihi minal-muhaimini kulla waqtin

Sholaatun maa badaa nuurul-kawaakib

Setiap waktu kumohonkan untuknya dari Allah.

Rahmat selama bintang-bintang masih bercahaya.


ﺗَﻌُﻢُّ ﺍْﻟَﺂﻝَ ﻭَﺍﻟْﺎَصحاب ﻃُــــــﺮّﺍً جميعهم ﻭَﻋِﺘْﺮَته ﺍﻟْﺎَﻃَﺎيب


Ta’ummul- aala wal-ash-haaba thurron

Jamii’ahum wa ‘itrotahul-athooyib

Kepada keluarga dan para sahabat semuanya.

Serta semua keturunannya yang baik-baik lagi mulia.

Diriwayatkan di dalam Shirah ibn Hisyam, bahwa ketika Rasul Shallallahu ‘Alaihi Wasallam berkurban untuk menyembelih unta, unta-unta itulah yang berdesakan ingin disembelih oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Padahal kebiasaan hewan, sebagaimana hewan kalau mau disembelih pasti akan mengamuk kalau melihat darah atau melihat temannya di sembelih, mesti ditutup tidak boleh melihat. Maka Rasul Shallallahu ‘Alaihi Wasallam berkata: “BUKA, BIARKAN MEREKA MELIHAT” “Wahai rasul mereka kalau melihat darah mengamuk” …”BIARKAN MEREKA MELIHAT”. Maka para unta pun itu melihat,.

Baca Juga : 

Lirik Shalawat " Ya Nabi Salam Alaika " lengkap ( Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf )

Lirik Qasidah Aghisna Ya Rasulullah Bahasa Arab Dan Latinnya

Ketika Rasul sudah mengeluarkan pisaunya dan menajamkannya. Apa yang diperbuat oleh unta-unta itu..?? Unta-unta itu berdesakan untuk lebih dahulu disembelih oleh tangan Sayyidina Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Roboh satu unta, yang lain menjulurkan kepalanya, satu- satu berdesakan ingin dahulu disembelih oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Dijelaskan oleh Al imam Muhaddits Al Imam Abdurrahman Addiba’I di dalam Maulid Ad Diba’ : “ Apakah kalian tidak lihat bahwa semua unta (sampai saat ini) yang mau menuju ke Madinah pasti mempercepat langkahnya, lebih cepat dan terburu-buru ingin sampai ke Madinah dan kalau mau masuk ke Madinah pasti mengalirkan air matanya karena mereka ingin bergegas ingin cepat sampai ke Madinah.”

demikian cintanya hewan hewan kepada Sayyidina Muhammad saw, demikian indahnya Sayyidina Muhammad Saw. Allahumma sholli wasallim wa baarik ‘alaih.

Semoga lirik yang dituliskan ini bermanfaat bagi para pembaca..

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

 

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar