Kisah Ayah Crew Majelis Rasulullah SAW Yang Wafat Dengan Tersenyum

KISAH AYAH CREW MAJELIS RASULULLAH SAW YANG WAFAT DENGAN TERSENYUM

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Majelis Rasulullah SAW merupakan majelis yang didirkan oleh Allahyarham Habibana Munzir bin Fuad Al-Musawa.

Berawal dari dakwah pintu ke pintu, rumah ke rumah hingga Majelis yang didirikannya besar seperti saat ini. dibalik kesuksesan Majelis Rasulullah SAW, tentu ada para ahlul khidmat yang turut berpartisipasi dalam membantu perjuangan dakwah Majelis Rasulullah SAW.

Diantaranya ada yang bertugas sebagai pengatur jama'ah, sound system, multimedia, pasukan pengawal, bank sampah, hadroh dll.

$ads={1}

Mereka melakukan pekerjaan tersebut dengan ikhlas tanpa bayaran sepeserpun. yang mereka harapkan dari khidmatnya adalah mendapatkan senyuman dan syafa'atnya Nabi Muhammad SAW serta dikumpulkan bersama Guru tercintanya, Habibana Munzir beserta Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam di Yaumil Akhir kelak.

Banyak kisah-kisah yang beredar mengenai kemulian dalam membantu Majelisnya Rasulullah SAW. Diantaranya kisah yang baru terjadi beberapa hari terakhir ini.

Baca Juga :

Do'a Yang Selalu Dibaca Oleh Para Waliyullah ( Wali Allah )

Ada salah satu ayah Crew Majelis Rasulullah SAW yang wafat, kebetulan hari wafatnya tersebut bersamaan dengan Wafatnya Habib syech Al hamid, Adik daripada Sayyidi Walid Al Habib Muhsin Idris Al hamid selaku Dewan Syuro Majelis Rasulullah SAW Pusat.

Ketika itu Sayyidi Walid Al Habib Muhsin sedang berada diluar kota, dan mendapat kabar bahwa sang adik Wafat, lalu beliau terbang menuju jakarta pada hari itu. Ketika sampai di pemakaman, Salah satu dewan pengurus Majelis Rasulullah SAW mengabarkan bahwa ayah salah satu crew MR wafat pada hari yang sama.

" Semalam, Ayahanda dari crew ini bertemu dengan beliau ( Habib Muhsin ) dan Habib Syech " Ujar Salah satu Dewan Pengurus Majelis Rasulullah SAW ketika menyampaikan pesan ini melalui grup Whatsapp.

" Ketika Sayyidi sampai, dan ane minta do'a, Malah Sayyidi jawabnya dengan jawaban yang menggembirakan. Di suruh sabar dan jangan sedih itu yang lebih baik buat bapaknya dan surga jaminannya karna sakit di kepalanya bersama habib syech. " Lanjutnya kembali.

Menurut pengakuan sang anak, Ketika Almarhum wafat wajahnya dengan raut senyuman. Inilah bukti bahwa ketika kita membantu dakwah Majelis Rasulullah SAW, keluarga yang hidup maupun yang wafat akan mendapatkan manfaatnya. Persis seperti apa yang diceritakan oleh Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa pada kisah dibawah ini :

Habibana Munzir bin Fuad Almusawa:

Rasul saw mengenal semua pendukung dakwahnya,

ketika saya berjumpa dg beliau saw dan saat itu kami sedang tamasya bersama crew yg siang malam aktif tanpa mengenal lelah dan sukarelawan memasang umbul umbul majelis, dlsb tanpa perduli hujan mengguyur, atau panas terik, atau tidak sempat makan karena tugasnya, maka dalam keadaan itu selepas event besar saya mengajak mereka tamasya untuk menyenangkan dan menghibur mereka,

lalu hamba berjumpa dg Rasul saw, dan hamba berkata: wahai Rasulullah (saw), mereka adalah pembelamu dan pendukungmu, apakah baginda mengenal mereka?, jumlah mereka ratusan....,

maka Rasul saw balik bertanya, apakah kau hafal nama nama mereka?, hamba menjawab tidak Ya Rasulullah saw,, jumlah mereka ratusan...

Baca Juga :

Biografi & Karomah AlHabib Syechan bin Musthofa Al Bahar Wali yang Jadzab (Nyleneh)

Rasul saw menjawab : aku mengenal semua nama mereka, wajah mereka, dan aku mengenal ayah bunda mereka dan nama namanya, yg telah wafat sudah kusyafaati ruhnya.

tak lama hamba melihat seperti kumpulan orang orang setengah baya pria dan wanita yg bahagia dan gembira, mereka adalah ayah bunda para crew yg telah disyafaati Rasul saw di alam kubur, mereka berkata, setiap anak kami menggenggam kayu umbul umbul atau berbuat hal yg mendukung dakwah Nabi saw, maka saat saat itu adalah saat saat terindah bagi kami, karena saaat saat itulah kami diizinkan duduk bersama Rasul saw.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita, Wallahu a'lam

Semoga cerita ini bermanfaat dan memotivasi kita dalam membantu dakwah Majelis Rasulullah SAW. Entah itu dengan tangannya, dengan media sosialnya maupun cara lainnya.

Diposting pada : 29 Desember 2020
Ditulis oleh : Admin rumah-muslimin

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama