Syafa'at Rasulullah SAW Tidak Dapat Menolong Orang Yang Durhaka Kepada Orang Tuanya


SYAFA'AT RASULULLAH SAW TIDAK DAPAT MENOLONG ORANG YANG DURHAKA KEPADA KEDUA ORANG TUANYA

اللهم صل وسلم عدد من احب النبي والصديق على سيدنا محمد اكرم داع يدعو الى الحق صلاة وسلاما ما تبلغنا بهما حج بيتك العتيق وتو سع بهما علينا الا رزاق وتحسن بهما لنا  الا خلاق وننال بهما حسن الرفيق وامان الطريق والفرج من كل شدة وضيق وعلى اله وصحبه ومن بالنبى تعلق 

Durhaka pada orang tua itu bernasab,turun temurun,pasti akan dibalas melalui keturunannya kelak.

Seorang yg menghormati ulama' besar tapi ia meninggalkan orang tuanya artinya ia mementingkan sunnah&melalaikan wajib.sama seperti orang memakai imamah tapi aurotnya justru terbuka,sungguh tidak pantas.

Baca Juga :

Filosofi Semar, Gareng, Petruk, Bagong (Punakawan) Dalam Islam

Berkata Imam Ahmad bin Hanbal : orang tua ada Tiga:

1.yang melahirkan .

2.yang memberi ilmu(guru).

3.yang menikahkan mu dengan anaknya (mertua)."

Pada saat kita kecil,orang tua mencintai kita,bersabar dngan keadaan dan tangisan kita,menghadapi berbagai tingkah pola kita,berdoa supaya kita panjang umur dan sehat sampai dewasa.

Maka wajib bagi kita bersabar terhadap ketika mereka sudah tua dalam memiliki banyak kekurangan.

Syafaat Rasulullah SAW pun tak dapat menolong orang yang durhaka kepada orang tuanya dari siksa neraka kecuali orang tuanya sendiri yg memberi kesempatan padanya untuk diberi Rahmat oleh Allah SWT 

Memutus silaturrahmi akan mendapat laknat dari Allah,Tertolak seluruh amalnya,tidak akan diterima doanya walaupun ia seorang yg 'Alim. Maka sambunglah silaturrahmi sebelum kita mati dalam keadaan terlaknat &sebelum kita masuk barzakh dengan amarah Allah selagi ada kesempatan."

$ads={1}

Baca Juga :

Biografi Habib Muhammad Al Bagir bin Alwi Bin Yahya

Al Habib Salim bin Abdullah bin Umar Asy-Syathiry

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah - 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama