Lirik Sholawat Nariyah Bahasa Arab dan latin Lengkap Serta Asal Usul, Hukum dan Fadhilahnya

LIRIK SHOLAWAT NARIYAH BAHASA ARAB DAN LATIN LENGKAP SERTA ASAL USUL, HUKUM DAN FADHILAHNYA

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Shalawat Nariyah merupakan bacaan shalawat yang sering dilantunkan oleh kaum Nahdliyin.

Biasanya, Shalawat ini dibaca di Masjid-masjid ketika menjelang waktu magrib ataupun diacara khusus Nahdlatul Ulama.

Oleh sebab itu, kami menulis artikel ini dengan mengutip melalui beberapa website yang menjadi sumber dengan judul : " Lirik Sholawat Nariyah Bahasa Arab dan latin Lengkap Serta Asal Usul, Hukum dan Fadhilahnya   "

Sholawat Nariyah Arab

أَللَّهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ الّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

Sholawat Nariyah latin:

Allahumma shalli sholaatan kaamilatan wa sallim salaaman taamman ‘ala sayyidinaa Muhammadin alladz tanhallu bihil ‘uqadu, wa tanfarìju bìhìl kurabu, wa tuqdhaa bihil hawaaiju wa tunaalu bhir raghaa’ibu wa husnul khawaatimi wa yustasqal ghomaamu bi wajhihil kariimi, wa ‘alaa aalih, wa shahbih fii kullii lanhatin wa nafasin bi ‘adadi kulli ma’luumin laka.

Arti Sholawat Nariyah:

“Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.” (MZN)

$ads={1}

Asal Usul Shalawat Nariyah

Shalawat Nariyah atau biasa disebut Shalawat Tafrijiyyah (shalawat agar dilepaskan dalam kesusahan), menurut pendapat Habib Mundzir bin Fuad al-Musawa dikarang oleh Syekh Ibrahim at Tazy al-Maghrib, ulama’ sufi dari kota Taza, Maroko.[3] Di kalangan penduduk Maroko, shalawat ini dinamai Nariyah dari kata Nar yang berarti api, karena kemustajabahannya yang cepat. Penduduk Maroko banyak membuktikan bahwa ketika mereka menginginkan apa yang mereka cari atau sedang dalam kesulitan, mereka membaca shalawat ini sebanyak 4444 kali dan dengan cepat keinginan mereka tersebut segera tercapai.

Banyak sekali perbedaan pendapat mengenai asal-usul Shalawat Nariyah, pendapat lainnya adalah bahwa shalawat nariyah merupakan shalawat mujarrobat ( yaitu shalawat yang banyak diamalkan dan memiliki banyak faedah). Syekh Muhammad Haqqi mendapat ijazah berupa shalawat nariyah ini dari Syekh Muhammad At-Tunisy, Syekh al-Maghribi, dari Syekh as-Sayyid Zain Makki, dari Syekh as-Sayyid Muhammad As-Sanusy.

Salah satu shalawat yang mustajab ialah Shalawat Tafrijiyah Qurthubiyah, yang disebut orang Maroko dengan Shalawat Nariyah karena jika mereka (umat Islam) mengharapkan apa yang dicita-citakan, atau ingin menolak yang tidak disukai mereka berkumpul dalam satu majelis untuk membaca shalawat nariyah ini sebanyak 4.444 kali, tercapailah apa yang dikehendaki dengan cepat (bi idznillah).”[4]

Hukum Shalawat Nariyah

Shalawat Nariyah  menjadi salah satu wasilah atau perantara doa kita kepada Allah Swt melalui Rasulullah Saw. Hal ini bukan berarti syirik, akan tetapi meminta bantuan Rasulullah Saw karena beliau adalah orang pilihan Allah, kekasih Allah, yang lebih dekat dengan Allah Swt. Tawassul hanya merupakan pintu dan perantara dalam berdo’a kepada Allah Swt. Tawassul artinya mendekatkan diri. Dalam Tafsir Ath-Thabari dijelaskan :

توسلت إلى فلان بكذا, بمعنى : تقرّبت إليه

“Saya bertawassul kepada si fulan dengan begini”. Maknanya: “Saya mendekatkan diri padanya.”[5]

Dengan begitu, maka tawassul bukanlah perilaku syirik karena kita tetap meyakini bahwa Allah-lah yang Maha Mengabulkan semua do’a kita.

Fadhilah Membaca Shalawat Nariyah

Shalawat Nariyah menjadi amalan yang dilakukan oleh para ulama apabila ingin melaksanakan suatu hajat atau menolak datangnya suatu bencana. Sholawat Nariyah ini dianjurkan untuk dibaca sebanyak 4444 kali.

Shalawat Nariyah disebut sebagai Miftahul Kanzil Muhiith li naili muraadil ‘abiid yitu kunci perbendaharaan untuk mendapatkan apa yang diharapkan seorang hamba).

Baca Juga : 

Lirik Shalawat " Ya Nabi Salam Alaika " lengkap ( Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf )

Lirik Qasidah Aghisna Ya Rasulullah Bahasa Arab Dan Latinnya

Teks bacaan dan Download Kitab Maulid Adhiya' Ullami lengkap dengan terjemahan

Menurut Imam al-Qurthubi, barang siapa yang memistiqamahkan membaca shalat nariyah setiap hari sebanyak 41 kali atau 100 kali atau lebij, maka Allah akan melepaskan kedukaan, melindungi dari segala bahaya, meninggikan derajatnya meluaskan rizkinya, membuka pintu-pintu kebaikan, diamankan dari kefakiran dan kelaparan.

$ads={2}

Menurut As-Sanusy, orang yang membacanya sebanyak 11 kali maka seolah olah baginya telah diturunkan rezeki dari langit dan tumbuh di bumi. Ad-Danuri mengatakan bahwa orang yang membacanya sebanyak 90 kali setiap harinya akan dimudahkan rezeki, dijauhkan dari segala penyakit dan orang yag membaca sebanyak 313 setiap setelah shalat fardhu akan dimudahkan segala urusannya. [6]

Dari fadhilah-fadhilah shalawat nariyah tersebut, maka hendaknya kita selalu mengistiqamahkan diri membacanya setiap hari agar urusan hidup kita selalu dimudahkan, dengan bershalawat kita berharap agar senantiasa hidup damai berdampingan serta terwujudnya negara Indonesia ini sebagai Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Ghafur.

Amiin.

Wallahu a’lam Bishoab

Referensi :

[1] Al-Khalil, Mu’jam Maqayis al-Lughah, Darul Fikri: 1979, 967. [2] Syaikh Abdullah al-Ghummari [3] Syekh Muhammad Haqqi Nazili dalam kitab Khozinatul Asrar,hal 179 [4] Tafsir Ath-Thabari, juz X, hal. 290. [5] Gus Dayat, Keutamaan Shalawat Nariyah, diakses secara online di http://gusdayat.com/2007/07/29/keutamaan-shalawat-nariyyah/

Sumber : https://aswajamuda.com/shalawat-nariyah-asal-usul-hukum-dan-fadhilahnya/

Editor : Hendra Setiawan

Demikian informasi mengenai " Lirik Sholawat Nariyah Bahasa Arab dan latin Lengkap Serta Asal Usul, Hukum dan Fadhilahnya " Semoga informasi ini bermanfaat bagi para pembaca.

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

 - Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama