Pengertian dan Perbedaan Asbabun Nuzul dan Asbabul Wurud

 

PENGERTIAN DAN PERBEDAAN ASBABUN NUZUL DAN ASBABUL WURUD

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Istilah-istilah di dalam Al-Qur'an banyak sekali yang tidak diketahui oleh umat muslim. Kita sering mendengar sebuah istilah itu sendiri namun tidak mengetahui arti dan maksudnya apa salah satunya Asbabun Nuzul dan Asbabul Wurud.

Istilah ini mungkin kerap kali kita dengar namun tidak mengetahui artinya apa. Nabi Muhammad Shallalahu 'alaihi wa sallam selalu terjaga daripada perkataan yang buruk. Seluruh lisannya keluar dari perkataan yang baik-baik atas izin Allah SWT.

Ayat Al-Qur'an yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW bukanlah turun tanpa sebab, begitupun Sabda Nabi Muhammad SAW yang keluar dari lisannya. Dalil itu ada karena ada sebabnya, mungkin dari persoalan/sebab/kasus di zaman itu.

$ads={1}

Oleh sebab itu para alim ulama terutama Mutjahid dalam membuat suatu fatwa tidak sembarang, mereka harus benar-benar memahami ayat Qur'an dan hadits dengan baik. tidak boleh menafsirkan secara tekstual (terjemahan) namun secara kontekstual (berdasarkan tafsirannya yang merujuk pada asbab-asbab ayat dan hadits tersebut muncul).

Berikut kami berikan penjelasan mengenai Pengertian dan Perbedaan Asbabun Nuzul dan Asbabul Wurud secara lengkap.

APA ITU ASBABUN NUZUL DAN ASBABUL WURUD?

Berdasarkan tinjauan bahasa, Asbabun Nuzul dan Asbabul Wurud terdiri dari tiga kata pokok, yakni as-sabab, an-Nuzul, dan al-Wurud.

Asbab adalah bentuk jamak dari kata sabab (اسباب – سباب , (yaitu penyebab, faktor/ latar belakang)

An-Nuzul diperoleh dari kata nazala ( نزوال – ينزل – نزل ,(yang artinya turun. Dan yang dimaksud nuzul di sini adalah turunnya ayat kepada Rasul SAW)

Dan al-Wurud dari kata warada (ورودا – يرد – ورد , (yang berarti tiba/datang. Yakni diungkapkannya hadits oleh Rasulullah SAW )

PERBEDAAN ASBABUN NUZUL DAN ASBABUL WURUD

Dari namanya yang persis, maka banyak yang mengasumsi bahwa kedua istilah ini tidak jauh berbeda artinya. Yup benar...

Asbabun Nuzul adalah penyebab / peristiwa-peristiwa yang melatarbelakangi diturunkannya ayat-ayat Al Qur’an kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.

$ads={2}

Dalam pandangan Ibn Asyur, salah satu sebab Al-Quran harus ditafsirkan karena ia turun  secara  bertahap,  tidak  sekaligus.  Dengan  demikian  turunnya  sebuah  ayat  atau surat selalu dalam  konteks  ruang dan  waktu yang  spesifik. Dialektika Al-Quran  dengan dimensi  ruang  dan  waktu itulah  yang  memunculkan  pemahaman,  asumsi  yang  harus didudukkan apa relasi antara keberadaan ayat dengan fakta historis yang meruang dan mewaktu itu. Ibn  Asyur, al-Tafsir  wa Rijaluhu,  (Qahirah; Majma’  al-Buhuts al-Islamiyyah, 1970), h.10

Baca Juga: Arti dan Makna Hadits Kullu Bid'atin Dholalah'

Sedangkan Asbabul Wurud yakni penyebab / segala peristiwa yang melatarelakangi diungkapkannya hadits oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Imam Al-Suyuthi mengatakan “asbabul wurud adalah alat untuk menentukan hadits yang bersifat umum atau khusus, mutlaq atau muqayyad” (Abdul Mustaqim 2001) .

Dari keterangan di atas, kita dapat memahami bahwa Asbabun Nuzul membahas tentang penyebab turunnya ayat-ayat Al-Qur'an dan Asbabul Wurud tentang penyebab terwujudnya hadits Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam. Demikianlah pengertian dan perbedaan antara Asbabun Nuzul dan Asbabu Wurud secara umum.

Demikian Artikel " Pengertian dan Perbedaan Asbabun Nuzul dan Asbabul Wurud "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama