Filosofi Melepas Balon di hari Raya Idul Fitri

FILOSOFI MELEPAS BALON DI HARI RAYA IDUL FITRI

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Melepas balon merupakan suatu tradisi yang telah dijalankan oleh kaum muslimin di Indonesia ketika hari raya idul fitri tiba, terutama di daerah Jawa Tengah. Seperti Wonosobo, Cilacap, Kebumen, Purworejo, dan Garut.

Acara pelepasan balon ini juga bukan hanya dimeriahkan di Indonesia saja. Namun di Mesir hingga Yerusalem pun menjalankannya.

$ads={1}

Namun tahukah kamu bahwa melepas balon disaat hari raya idul fitri ini memiliki filosofi. berikut 4 Filosofi pelepasan balon di hari raya Idul Fitri:

1. Balon itu bulat/lonjong, menggambarkan Bentuk dunia yang dilepas

mengandung maksud: Simbol dan pengharapan melepaskan keserakahan dunia. Tahta, harta dan wanita. Karena sumber fitnah, korupsi dan malapetaka bersumber darinya.

2. Balon dilepas dengan perantara Api

mengandung maksud: Keserakahan duniawi hanya bisa dikendalikan dengan membakar hawa nafsu, biar sifat syaithoniyah manusia padam. Sehingga bisa melepaskan hubbudunnya.

3. Secara tradisi serentak dilepas dihari raya kupat

mengandung maksud: Hari ke 8 syawal biasanya dijadikan Start segala aktifitas duniawi. Yang petani mulai kesawah, pedagang mulai mengisi lapak, PNS dan Pegawai swasta mulai masuk kantor, dst. Sehingga perlu Tajdidunniyat/memperbarui dan menata niat.

4. Balon dilepas tidak mengharap kembali.

mengandung maksud: Beramal dan beraktifitas yang kelihatannya duniawi akan menghasilkan manfaat ukhrowi jika dilakukan dengan ikhlas. Hal ini jauh lebih mulia dibanding amal yang kelihatanya Ukhrowi, namun sia-sia menjadi duniawi disebabkan tiada keikhlasan. Oleh karenanya, jangan surut melestarikan tradisi Lepas Balon....

Oleh: Kyai Zahro Wardi

Demikian Artikel " Filosofi Melepas Balon di hari Raya Idul Fitri  "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah - 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama