Benarkah Isi Kitab KH. Hasyim Asy'ari Mengharamkan Maulid Nabi?

BENARKAH ISI KITAB KH. HASYIM ASY'ARI MENGHARAMKAN MAULID NABI?

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Beberapa tahun lalu, ada oknum Wahabi yang menyampaikan ceramah bahwa Hadrotus Syaikh  Kiai Hasyim Asy'ari rahimahullah, menganggap haram peringatan Maulid Nabi Muhammad karena bercampur dengan maksiat. Pemahaman itu, ia simpulkan dari adanya kitab karya Hadrotus Syaikh ini berjudul " al-Tanbihat ul-Wajibat li man Yashna' ul-Maulida bi al-Munkarāt" (Peringatan Penting bagi Orang yang Mengadakan Maulid dengan Kemungkaran). 

Padahal, dari kalimat itu saja dapat dipahami bahwa pada asalnya orang mengadakan peringatan Maulid Nabi sama sekali tidak ada kemungkaran. Para ulama, sebagaimana dikutip Hadratus Syaikh, mengadakan Peringatan Maulid dengan kegiatan; membaca beberapa ayat al-Qur'an, membaca riwayat kehidupan Nabi shallallahu alaihi wa sallam, berzikir, menyampaikan nasihat dan memberi sedekah makanan kepada hadirin. 

$ads={1}

Oknum Wahabi yang salah klaim itu mengira bahwa Hadrotus Syaikh Kiai Hasyim Asy'ari menganggap haram peringatan maulid. Dan ia menambahkan bahwa Hadrotus Syaikh menganggap praktik maulid selalu diisi dengan perbuatan munkar (berdosa). 

Bisa dibacakan bahwa oknum Wahabi itu hanya melihat dari judul saja--dan itu salah menafsir makna judul--lalu tidak membaca sampai tuntas karya Hadrotus Syaikh ini. 

Jika dibaca dengan cermat, dapat dipahami bahwa karya Hadrotus Syaikh ini berisi kritik terhadap pelaksanaan peringatan Maulid yang beliau jumpai di satu desa di Madiun dan Jombang. Di tempat itu, karena keawamannya, orang-orang mengadakan peringatan Maulid Nabi dengan membaurkan praktik maksiat di dalamnya. Fenomena itu berlawanan dengan kebiasaan memperingati Maulid yang lazim diadakan di pesantren-pesantren...

Wallahu a'lamu bis shawab

Oleh: KH. Abdi Kurnia Djohan

Demikian Artikel " Benarkah Isi Kitab KH. Hasyim Asy'ari Mengharamkan Maulid Nabi? "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama