5 Prinsip yang dipegang oleh Nabi Yahya As

5 PRINSIP YANG DIPEGANG OLEH NABI YAHYA AS

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Tokoh bidang tafsir terkenal, al Imam Ibnu Katsir mengungkap hadist yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad tentang cerita Nabi Yahya yang diperintah memegang prinsip lima hal. " Aku perintahkan kepada kalian lima perkara yang Alloh Ta'ala memerintahkanNya kepadaku Yaitu:

1. Berjama'ah

 2. Mendengar komando

3. ketaatan

4. Hijrah dan

5. Jihad fi sabilillah

(Tafsir Ibnu Katsir Jilid I hal 77)

Prinsip berjama'ah maksudnya adalah adanya kesadaran umat Islam itu satu jama'ah, satu tubuh yang memiliki kaitan dan ikatan, saling menyayangi dan saling membantu, tidak bertengkar dan cekcok.

$ads={1}

Kehidupan yang selalu berjama'ah akan terbentuk shof-shof barisan kehidupan. Akan tersingkir ketakukan, kecemasan dan ketidakberdayaan umat Islam. Akan memuncul kekuatan. Dan akan terkumpul potensi-potensi untuk saling melangkapinya. Melalui jama'ah akan memberikan terwujud kemenangan. Akan mendewasakan. Musuh akan musna. Rintangan akan sirna. Dan cita-cita akan tercapai. Dalam HR Trimidzi dan Nasai, dijelaskan: "Tangan Alloh menaungi jama'ah, sedangkan syaithon berpacu bersama orang yang tidak patuh berjama'ah."

Prinsip hidup bersama-sama akan akan memunculkan kepemimpinan. Kepemimpinan berarti komando. Siapa yang akan mengarahkan kelangsungan kelangsungan kehidupan, jika bukan pemimpin. Inilah yang disebut dengan prinsip mendengar komando. Di mana pemimipin memiliki hak untuk didengar nasehatanya. Untuk diterima tugasnya. Untuk dilaksanakan amanahnya, dan untuk memberi peringatan atas keteledoran kita.

Kesadaran hidup berjama'ah akan membuahkan ketaatan. Setelah mau mendengar, mengandung makna komunikasi tidak mandek. Saling memahami dan menasehati. Dari sini muncul sikap kepatuhan akan perintah dan tugas. Jika sistem ketaatan udah dipahami dan berlaku maka akan mudah memobilasi potensi dan menggerakkan kekuatan ummat.

Dalam menjalankan kehidupan dituntut untuk meninggalkan hal-hal yang buruk menuju yang baik, inilah yang disebut dengan prinsip hijroh. Bagi yang telah lama dalam kemaksiatan, maka harus hijroh ke taubat. Bagi yang telah betahun-tahun bergelut dengan korupsi, maka harus hijroh kesucian diri. Jadi saat ini, saat kita menjalankan ibadah puasa adalah saat terbaik untuk melakukan hijroh prilaku kita menuju ketaqwaan.

Dalam ajaran nabi Yahya terdapat prinsip jihad fisabililah. Makna jihad adalah mempertahankan agama agar tetap utuh. Mewaspadai musuh agar tidak merusak agama kita. Melindungi sesama umat Islam agar tidak didlolimi. Mempertahankan kehormatan umat Islam. Prinsip ini mengajarkan keberanian tampilkan eksistensi diri sehingga umat Islam memiliki jati dirinya.

Mewujudkan kehidupan berdasarkan lima prinsip di atas membutuhkan latihan-latihan, kesabaran, keistiqomahan, dan keberanian mengambil resiko. Lima prinsip tersebut dapat dijadikan pilar kehidupan agar kehidupan umat Islam terdapat kebermaknaan. Kebermaknaan hidup adalah memahami, kapan hidup untuk diri sendiri, kapan saatnya untuk orang lain, dan kapan kesempatan untuk Allah Ta'ala. Lima prinsip yang diajarkan Nabi Yahya tersebut secara konteks memberi tuntunan agar manusia dapat hidup secara sosial, tidak individual. Hal ini ditegaskan oleh Al Qu'an surat At Taubah ayat 71 agar umat Islam saling tolong menolong dalam kebajikkan.

$ads={2}

Memegang lima prinsip kehidupan akan membawa kesempurnaan baik saat menjalankan hidup rumah tangga, masyarakat maupun bernegara. Dalam kehidupan rumah tangga, diajarkan rumah tangga adalah kesatuan jama'ah. Saling kait mengkait. Di dalamnya terdapat pemimpin yang harus ditaati. Ada anggota yang mendengar perintah. Dan ada jihad untuk menutupi segala kebutuhan rumah tangga. Demikian pula saat hidup bermasyarakat dan bernegara.

Dengan memahami lima prinsip di atas. Secara hakekat hidup ini adalah jama'ah bukan individual. Ada kepemimpinan di dalamnya. Konsekwensinya adalah ada perintah dan larangan yang harus ditaati. Dan terdapat pengorbanan untuk mempertahankan kehidupan, inilah yang disebut jihad.

Oleh: Mawardi Abu Thoriq

Demikian Artikel " 5 Prinsip yang dipegang oleh Nabi Yahya As "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah - 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama