Asmaul Husna Al-Latif, Pengertian dan Maknanya

ASMAUL HUSNA AL-LATIF, PENGERTIAN DAN MAKNANYA

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Ada teman yang pernah diberi ijazah oleh Mbah Kyai Husen Ilyas untuk mewiridkan "Ya Lathif" sebanyak-banyaknya. Lalu dia tanya pada Mbah Kyai Husen, "Makna asmaul husna Al Lathif itu Maha Lembut ya mbah?"

Mbah Kyai Husen langsung tertawa lalu dawuh, "Lha kau kira Gusti Allah itu tepung, kok pake lembut segala!"

Beliau lalu menjelaskan bahwa makna Al Lathif itu punya banyak makna dan luas sekali. Apalagi kalo dihubungkan dengan asamaul husna.

Gusti Allah dawuh dalam surat Ash Shura ayat 19 :

(اللَّهُ لَطِيفٌ بِعِبَادِهِ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ ۖ وَهُوَ الْقَوِيُّ الْعَزِيزُ)

"Allah itu Lathif pada hamba hamba-Nya, dan senantiasa memberi rizki pada orang yang dikehendaki, dan dialah Allah yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa"

Al Lathif (اللطيف) merupakan salah satu Asmaul Husna. Dawuh Sayyidina Ibnu Abbas RA, lathif adalah benar-benar mengetahui atau memahami perkara yang samar. Dawuh Sayyidina Ikrimah RA, lathif adalah pencipta semua hal. Dawuh Imam Ismail As Sudiy, lathif adalah yang lembut dan mampu memberi manfaat kepada semuanya. 

Senada dengan dawuh beliau poro piyantun agung di atas, Imam Qusyairi juga dawuh bahwa lathif itu secara bahasa ada tiga makna, mbah. 

A. Pertama bermakna yang punya pemahaman dan benar-benar mengetahui apapun yang samar, seluk beluknya hingga hal yang paling membingungkan sekalipun.

Seperti seorang arsitek yang mampu membreakdown gambar satu gedung hingga instalasi terlembutnya. Atau seorang chef bagian incip-incip yang tahu masakan ini berbahan baku apa saja dan komposisinya hanya dengan sekali incip. Kalo dinisbatkan pada Gusti Allah, maka bermakna Dia yang mengetahui lahir batin, besar kecilnya semua yang ada di jagat raya hingga yang terlembut dan tersamar sekalipun.

$ads={1}

B. Kedua, lathif itu bisa bermakna sesuatu yang lembut atau tipis yang merupakan lawan kata sesuatu yang kasar atau tebal. Sehingga sesuatu yang lembut tersebut mampu memberi manfaat kepada siapapun dan orang tidak terasa diberi manfaat oleh sesuatu yang lembut tersebut, saking lembutnya. Seperti udara, air dan perkataan yang bermanfaat.

Seperti ada orang yang berkata sesuatu yang remeh buat orang lain, tapi sangat menghujam buat kita. Atau seperti psikolog yang mengetahui watak seseorang hanya dengan mimik mukanya yang samar. Jika dinisbatkan pada Gusti Allah, maka bermakna yang paling mengetahui hal yang paling samar sekalipun, yang paling mengetahui apa yang dibutuhkan makhluk dan yang paling mengetahui apa yang bermanfaat buat makhluk. Takdir dan eksistensi semua makhluk pun berlaku menurut apa yang terbaik di sisi Gusti Allah.

C. Ketiga, lathif yang berarti sesuatu yang membuat suatu hal atau perkara itu ada, sehingga yang paling tahu tentang semuanya itu ya sesuatu tersebut. 

Seperti seorang tukang bangunan, tukang itu yang membuat rumah, maka tukang itu pula yang paling tahu seluk beluk rumah tersebut. Sehingga kalo dinisbatkan pada Gusti Allah, Maha Pencipta jagat raya yang paling tahu sistem yang berlaku di jagat raya. Dia yang paling mengetahui rahasia apa saja yang ada di jagat raya, apa yang terbaik untuk kini dan masa depan makhluk dan bagaimana cara memperbaiki makhluk.

Dari situ, makna Al Lathif itu mencakup makna hampir semua Asmaul Husna yang lain. Al Alim, Al Kholiq, Al Bari, Al Badi', Ar Rofiq, Ar Rahman, Ar Rahim dan lain2, semua tercakup dalam nama Al Lathif. Makanya, tiap awrad atau ratib ciptaan auliya dan ulama itu selalu menyebut Al Lathif atau diwirid langsung Yaa Lathif. 

Nah, setelah membaca keterangan tersebut, ketika kita mewiridkan Yaa Lathif atau bermunajat dengan menyebut nama Gusti Allah, Al Lathif, kita niatkan semua makna Asmaul Husna itu masuk dalam makna Al Lathif tersebut, lalu meresapi maknanya dalam pikiran dan hati kita. Lalu diangen-angen apa kesulitan dan kebutuhan kita yang membuat buntu pikiran, kita mintakan tolong kepada Gusti Allah. Hal ini sangat bermanfaat sekali terutama untuk terapi melembutkan hati yang keras, pikiran yang sumpek atau sumbatan lain, mbah. 

$ads={2}

Bahkan kalau perlu diwiridkan sebelum atau ketika berdoa, sebagai tawassul dengan Asmaul Husna tersebut, mbah. Itu sebagian rahasia nama Al Lathif yang ditulis dalam Syarah Asmaul Husna Lil Imam Qusyairi. 

Mugi manfaat. 

Oleh: Fahmi Ali N H

Demikian Artikel " Asmaul Husna Al-Latif, Pengertian dan Maknanya "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama