Bukti Bahwa Ruh Manusia Mempunyai Maqom Taat

BUKTI BAHWA RUH MANUSIA MEMPUNYAI MAQOM TAAT

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Bukti bahwa ruh manusia itu punya maqom taat adalah bahwa setiap manusia selalu taat pada apa yang diketahuinya dan dipahaminya. Dimulai dari rasa penasaran di balik segala sesuatu. Rasa penasaran ini karena naluri ruh memang suka kepo dan tertarik pada ilmu. Dan setiap manusia punya ketertarikan atas apa yang sedang terjadi dan yang akan terjadi.

Saat orang sudah memahami apa yang sedang terjadi dan yang akan terjadi dengan ilmunya, maka orang akan mudah tenang. Maka benar dawuh Mbah Kyai Maimoen Zubair, bahwa bila seseorang itu benar-benar alim (berpengetahuan), maka hidupnya enak dan tenang. Artinya, kehidupan kurang enak karena kurang ilmu.

Dan saat orang tenang karena pemahamannya akan satu ilmu, saat itulah dia taat dan patuh pada pemahamannya tersebut tentang apa yang terjadi. Karena memang sudah naluri, bahwa seseorang akan taat pada pemahamannya.

$ads={1}

Jadi, ilmu yang melingkupi ruh inilah akhirnya memunculkan ketaatan. Lalu dari situ muncul kecintaan pada yang selaras pada ketaatan. Muncul juga kebencian pada hal yang tidak selaras pada ketaatan. Ini bukti ruh nalurinya adalah ketaatan.

Bahkan orang atheis pun punya naluri ketaatan. Masalahnya, yg ditaati bukan Gusti Allah karena ilmunya belum sampai pada kesimpulan bahwa Pencipta dan Pengatur alam ini Gusti Allah.

Dan firman Gusti Allah, jangankan atheis, benda mati pun punya naluri taat. 

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يَسْجُدُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ وَالنُّجُومُ وَالْجِبَالُ وَالشَّجَرُ وَالدَّوَابُّ وَكَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ۖ وَكَثِيرٌ حَقَّ عَلَيْهِ الْعَذَابُ ۗ وَمَنْ يُهِنِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ مُكْرِمٍ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَفْعَلُ مَا يَشَاءُ ۩

"Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan adzab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki" (Al Hajj 18)

Kelebihan benda mati, hewan dan tumbuhan dibanding manusia adalah : unsur metafisik (non materi) yang terdapat pada materi pada benda mati, pasti ikut Gusti Allah. Otomatis, materi benda mati itu akan ikut non materi. Dikehendaki bunga gugur ya gugur, ditakdirkan hewan mati ya mati, ditakdirkan gunung meletus ya meletus, gak ada protes dari mereka.

Sedangkan manusia karena diberi nafsu, tidak mesti ikut naluri ketaatannya pada Gusti Allah. Makanya, dalam ayat di atas, segala sesuatu pasti sujud (taat) pada Gusti Allah kecuali manusia. Manusia dipecah jadi dua : ada yang ayu dan ada yang asyu.

Maka, kita perbanyak ilmu tentang Gusti Allah sebagai ilmu yang sangat mendesak untuk kita dipahami. Karena pada kenyataannya, tidak ada Tuhan yang wujud selain Gusti Allah. Andai kita tidak terima dengan nasib kita sendiri, kita gak akan bisa lari kemana-mana, tidak bisa berlindung dari apapun dari nasib tersebut. Mau cari tuhan mana lagi? Lha wong secara realita, hanya Gusti Allah satu-satunya yang menguasai segala sesuatu.

$ads={2}

Dengan ilmu tentang Gusti Allah yang mendominasi diri kita, akan melengkapi naluri ruh kita dalam mencari Dzat yang pantas ditaati. Yaitu Gusti Allah.

Mugi manfaat.

Oleh: Fahmi Ali N H

Demikian Artikel " Bukti Bahwa Ruh Manusia Mempunyai Maqom Taat "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama