3 Amalan yang Setara dengan Ibadah Haji

3 AMALAN YANG SETARA DENGAN IBADAH HAJI

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Bulan haji sudah agak lama berlalu, namun dikarenakan adanya pandemi, sudah dua musim haji ini, jama'ah haji Indonesia tidak bisa berangkat untuk haji ke Makkah. Tentunya hal ini menimbulkan sedih sekaligus rasa kecewa dari para calon jama'ah haji Indonesia. Karena sekalipun haji adalah ibadah yang berat, baik dari segi kesiapan fisik maupun materi, akan tetapi pahala yang diperoleh melalui haji juga agung. Sebagaimana keterangan hadist Baginda Nabi Muhammad Shollallohu 'alaihi wa Sallam:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم تابعوا بين الحج والعمرة فانهما ينفيان الفقر والذنوب كما ينفي الكير خبث الحديد والذهب والفضة، وليس للحجة المبرورة ثواب الا الجنة

Artinya:

"Bersabda Rosululloh Shollallohu 'alaihi wa Sallam:" Bersegeralah kalian melaksanakan haji dan umroh, karena sesungguhnya keduanya menghilangkan kefakiran dan dosa sebagaimana menghilangkannya dapur tukang pandai besi terhadap keraknya besi, emas dan perak. Serta tiada pahala bagi haji mabrur kecuali Surga." (1)

Dari satu hadist ini saja, bisa diketahui betapa besar balasan dan pahala bagi orang yang mengerjakan haji. Baik balasan di dunia berupa dijauhkan dari kefakiran, serta balasan di akhirat berupa ampunan dan Surga.

Akan tetapi karena kesempatan untuk haji masih tertutup, maka keinginan untuk melaksanakannya pun masih tertunda.

Namun dengan kasih sayangnya Alloh Azza wa Jalla,  ternyata ada juga beberapa amal-amal ibadah lain yang memiliki pahala haji. Masya Alloh!...

Berikut diantaranya:

1. Berangkat sholat jama'ah

Hal ini berdasarkan pada sabda Baginda Nabi Muhammad Shollallohu 'alaihi wa Sallam yang berbunyi:

من مشى الى صلاة مكتوبة في الجماعة، فهي كحجة، ومن مشى الى صلاة تطوع فهي كعمرة نافلة

Artinya:

"Barang siapa berangkat untuk sholat wajib dengan berjama'ah, maka ia bagaikan haji. Dan barang siapa berangkat untuk sholat sunat, maka ia seperti umroh sunat." (2)

2. Mengziarahi makan kedua orang tua

Dalam sebuah khobar disebutkan:

من زار قبر والديه أو أحدهما يوم الجمعة كان كحجة

Artinya:

"Barang siapa mengziarahi kubur kedua orang tuanya atau salah satu dari mereka di hari Jum'at, maka ia seperti melaksanakan ibadah haji." (3)

3. Memandang ibu dengan kasih sayang

Rosululloh Shollallohu 'alaihi wa Sallam bersabda:

ما من رجل ينظر إلى أمه نظر رحمة لها، إلا كانت له حجة مقبولة مبرورة،  قيل: يارسول الله وإن نظر إليها في اليوم مائة مرة؟ قال: وإن نظر اليها في اليوم مائة ألف مرة، فإن الله عز وجل أكثر وأطيب

"Tidaklah seseorang memandang ibunya dengan penuh kasih sayang, kecuali perbuatannya itu akan menyebabkannya memperoleh pahala haji mabrur yang diterima." Seseorang lantas bertanya kepada beliau, "Duhai Rosululloh, bagaimana jika dalam sehari ia memandang ibunya sebanyak seratus kali?" Rosululloh Shollallohu 'alaihi wa Sallam menjawab, "Seandainya dalam sehari ia memandang ibunya sebanyak seratus ribu kali, maka sesungguhnya Alloh Azza wa Jalla (memiliki pahala) yang lebih banyak dan lebih baik lagi." (3)

$ads={1}

Subhanallooh...

Betapa pemurahnya Alloh Subhanahu wa Ta'ala. Dengan amal yang nampaknya sederhana, yaitu memandang wajah ibu dengan kasih sayang, maka seorang anak akan mendapatkan pahala haji, bukan sekedar haji, tapi haji yang bertitle haji mabrur.

Memang, berbakti kepada kedua orang tua, apalagi ibu adalah salah satu ibadah yang paling utama. Sebagaimana hadist yang diriwayatkan oleh Sahabat Abdulloh bin Mas'ud Rodiyallohu 'anhu:

سألت رسول الله صلى الله عليه وسلم: أي العمل أحب إلى الله عز وجل؟ قال: الصلاة لوقتها قلت: ثم أي؟ قال: بر الوالدين

Artinya:

"Aku bertanya kepada Rosululloh Shollallohu 'alaihi wa Sallam: "Amal apa yang paling di cintai oleh Alloh Azza wa Jalla?" Beliau menjawab, "Sholat tepat pada waktunya." Aku bertanya lagi, "Kemudian apa?" Beliau menjawab, "Berbakti kepada kedua orang tua." (4)

Bila demikian, apabila dengan hanya memandang ibu saja sudah sedemikian besar pahala yang diraihnya, bagaimana lagi jika yang dibaktikan seorang anak lebih dari sekedar itu?

Wallohu a'lam.

Referensi:

(1) Fadhoilul A'mal juz 3, Al-Hafidz Diyauddin Muhammad bin Abdul Wahid Al-Maqdisy, hal: 3.

(2) Nasihatul Mujazah, Seykh Muhammad bin Mahmud Al-Hajar Al-Madany, hal: 15.

(3) Surga di Depan Mata, Habib Novel bin Muhammad Al-Aidrus, hal: 98-99 dan 104-105.

(4) Zubdah Birrul Walidain,  Seykh Ibnu Jauzy, hal: 7.

Oleh: Muhammad Abdul Ghofur

Demikian Artikel " 3 Amalan yang Setara dengan Ibadah Haji "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama