Mukjizat Al-Quran Tak Lekang dimakan Zaman

MUKJIZAT AL-QURAN TAK LEKANG DIMAKAN ZAMAN

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Metode tes kejujuran di dunia modern, ternyata bisa menggunakan Alquran sebagai panduan. Yaitu dengan meneliti imajinasi otak orang yang dibidik.

Ada beberapa pihak dalam melakukan tes kejujuran itu dengan mengajukan pertanyaan yang jawabannya adalah “ya” atau “tidak”. Jelas metode ini kurang efektif. 

Seharusnya menggunakan pertanyaan terbuka yang mengharuskan seseorang untuk menguraikan jawaban dengan panjang lebar. 

Hal itu dapat memancing jawaban yang lebih deskriptif, bahkan akan memaksa seorang pembohong untuk memperluas kisah dusta mereka, sampai akhirnya mereka terperangkap di jaring imajinasi mereka sendiri.

Letak otak itu sendiri berada di bawah ubun-ubun tengkorak kepala setiap orang. 

Dalam kisah Alquran disebutkan, dulu, tatkala Abu Lahab menghasud penduduk Makkah agar tidak mengikuti ajaran Rasulullah SAW, maka Allah mengancamnya sbb:

"Allah mencela orang yang melarang orang beribadah di dalam masjid (dengan contohnya Abu Lahab). Allah mengancam bahwa bila mereka tidak menghentikan perbuatannya, Allah akan mencabut ubun-ubunnya, yaitu menarik nyawanya sehingga mati seketika."

“Ketahuilah, jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.” 

(Arti QS. Al-Alaq : 15-16).

$ads={1}

Allah menyebutkan “Ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.”

Yang dimaksud ubun-ubun disini, bisa saja merujuk pada ilmu anatomi dan fisiologi, mengenai otak manusia. 

Sebagaimana dinukil menurut ilmu tersebut, bagian prefrontal yang mengatur fungsi khusus otak ternyata terletak pada bagian tulang tengkorak. 

Daerah ini yang kemudian dikenal sebagai otak besar atau serebrum. Otak besarlah yang mengatur fungsi perencanaan dan permulaan gerakan. 

Dengan kata lain, otak besar bertugas sebagai perencana, pendorong, dan starter daripada perilaku manusia.

Tentunya otak besar yang berada di wilayah ubun-ubun inilah yang bertanggung jawab atas perkataan jujur atau perkataan dusta seseorang.

Oleh: KH. Luthfi Bashori Alwi

Demikian Artikel " Mukjizat Al-Quran Tak Lekang dimakan Zaman "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama