Arti dan Makna Lam Yalid Wa Lam Yulad

ARTI DAN MAKNA LAM YALID WA LAM YULAD

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Pernah bertanya-tanya kenapa yang dinafikan hanya zaman madhi saja? kenapa zaman mustaqbal engga?

Sebagaimana kita ketahui dalam nahwu ada banyak adat nafi, diantaranya ada لم, ada لن dan ada لا.

Untuk لم maka masuk pada fi'il mudhori' dan berfaidah menafikan aktivitas di zaman madhi. 

Untuk لن maka masuk pada fi'il mudhori' dan berfaidah menafikan aktivitas di zaman mustaqbal.

Sedangkan لا untuk menafikan aktivitas yang lebih mutlak. 

Tapi kenapa redaksi Al-Qur'an menggunakan lam yalid wa lam yulad yang menafikan zaman madhi saja? Apakah Allah di zaman hal mustaqbal mungkin saja bisa punya anak atau di peranakkan?

o0o 

Alasan kenapa redaksinya menggunakan لم untuk menafikan aktivitas dizaman madhi saja karena seperti dijelaskan Ibnu Asyur dalam at-Tahrir wat-Tanwir orang-orang yang berakidah at-Tawallud (percaya Allah punya anak) mengklaim Allah punya anak itu di zaman madhi. Alias : "Allah sudah punya anak". Dan akidah mereka sama sekali tidak berkeyakinan Allah nantinya bakal punya anak, atau punya anaknya di zaman mustaqbal.

Seperti klaim orang musyrik Arob yang menyatakan Malaikat anak perempuannya Allah. 

Klaim Yahudi Uzair anak laki-laki Allah.

Dan klaim Nasroni Nabi Isa anak laki-laki Allah. 

Subhanallahi Amma yashifuun.

3 klaim ini, malaikat, Uzair dan Nabi Isa sebagai anak Allah ini klaim terhadap sesuatu yang sudah ada.

Maka, karena klaim mereka adalah Allah 'sudah' punya anak. Maka penolakannya juga menggunakan لم yang berfaidah menafikan aktivitas di zaman madhi, masa yang sudah lewat. Ini menyesuaikan konteks. Konteksnya adalah untuk takdzibu qoulihim. Mengingkari klaim mereka.

$ads={1}

Dan klaim mereka ini seperti diceritakan Allah dalam QS. As-Saffat 37:152 

وَلَدَ ٱللَّهُ وَإِنَّهُمْ لَكَٰذِبُونَ

"Allah beranak". Dan sesungguhnya mereka benar-benar orang yang berdusta.

Coretan hasil diskusi dengan Ustadz Mas Zum 

Keterangan:

Nafi = tiada, atau tolak.

Menafikan = meniadakan, atau menolak.

Dinafikan = di tolak.

Madhi = masa atau waktu yang telah terjadi sebelumnya. Baik satu detik sebelumnya atau lebih lama.

Mustaqbal = masa atau waktu yang akan terjadi. Baik satu detik kemudian, atau jangka waktu lama.

Zaman hal = masa atau waktu yang sedang terjadi.

Oleh: M Syihabuddin Dimyathi

Demikian Artikel " Arti dan Makna Lam Yalid Wa Lam Yulad "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jamaah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
close