Kemenag Telusuri Aliran Sesat Bab Kesucian di Gowa, Bang Hadi: MUI Salah Perspesi,

KEMENAG TELUSURI ALIRAN SESAT BAB KESUCIAN DI GOWA, BANG HADI: MUI SALAH PERSPESI

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Beberapa hari terakhir beredar salah satu paham aliran sesat Bab kesucian yang berada di Gowa, Sulawesi Selatan. Salah satu kesesatan paham Bab Kesucian adalah melarang minum susu dan makan daging Ikan.

Hari Minallah Aminnullah Ahmad alias Bang Hadi selaku Ketua Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah yang menaungi pengajaran Bab Kesucian di Gowa menyebutkan bahwa MUI Sulsel keliru dengan pemahaman yang diajarkan kepada jama'ahnya, menurutnya MUI telah salah persepsi.

"Masalah makanan saya mengajarkan pola hidup yang sehat, makan yang sehat, pikiran yang sehat," kata Bang Hadi saat berbincang dengan detikSulsel di Gowa, Rabu (03/01/23).

Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan telah melakukan penyelidikan dan upayakan proses klarifikasi dan verifikasi atas dugaan Bab Kesucian aliran sesat yang ramai diperbincangkan di provinsi itu selama beberapa pekan.

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Khaeroni di Makassar, Selasa mengatakan, pihaknya saat ini tengah turun ke lapangan untuk melakukan proses klarifikasi dan verifikasi keberadaan informasi viral tersebut.

"Begitu ada informasi, apalagi sampai viral yang sebut sesat itu mesti ditelusuri dulu, kemudian dilakukan klarifikasi dan verifikasi. Kita tetap menggunakan asas kehati-hatian dalam bertindak," katanya

$ads={1}

Pihaknya telah menerjunkan tim penjangkauan dibantu aparat untuk proses tracking dan clearing. Tugas penyuluh yang sama adalah memberikan pemahaman kepada mereka yang dicurigai mengajarkan aliran sesat.

Khaeroni meminta kesabaran semua pihak sambil menunggu kesimpulan dari tim yang dikerahkan untuk melakukan tugas pencarian, klarifikasi, dan verifikasi.

"Tim sudah turun dan belum ada hasil. Kita pun bergerak cepat, apalagi setelah viral itu informasi. Kami juga minta semua pihak bersabar dulu, sebelum ada kesimpulan dari tim yang ditugaskan," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengaku mendengar informasi adanya dugaan aliran sesat bernama Bab Kesucian di Desa Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Pihaknya telah meminta jajaran Kementerian Agama Sulsel untuk melakukan pemeriksaan lapangan, guna mendapatkan informasi lengkap, langsung dari para pihak.

"Verifikasi dan klarifikasi ini penting agar langkah tindak lanjut yang diambil benar-benar berdasarkan informasi yang sebenarnya. Selanjutnya diajak dialog," ujarnya.

Menag meyakinkan bahwa pendekatan yang akan dilakukan adalah dialog. Kanwil, Kankemenag, Penyuluh, bersama FKUB setempat diminta berdialog untuk mendengarkan penjelasan para pengikut Bab Kesucian tentang keyakinan dan pemahamannya.

"Perlu digali, sumber keyakinan mereka dari mana, dan argumentasinya seperti apa," imbuhnya.

"Sekiranya ditemukan adanya indikasi penyimpangan dalam pemahaman keagamaan, kita lakukan edukasi, dakwah, dan pendampingan, khususnya kepada para anggotanya," lanjutnya.

Menag meminta jajarannya di Kanwil Sulsel untuk berdialog dengan para tokoh sekte. Selain dialog agama, juga memberikan informasi aturan yang berlaku agar penyebaran paham keagamaan tidak mengarah pada tindakan penodaan agama.

"Saya mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak main hakim sendiri. Pelibatan aparat dimungkinkan jika dalam proses pendalaman ditemukan indikasi tindak pidana dan tidak bisa diselesaikan melalui dialog," lanjutnya kembali.

Gambar: detik.com

Sumber: detik.com/republika.co.id

(Rumah Muslimin)

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jamaah -

Redaksi

Rumah Muslimin Grup adalah Media Dakwah Ahlusunnah Wal jama'ah yang berdiri pada pertengahan tahun 2017 Bermazhab Syafi'i dan berakidah Asyariyyah. Bagi sobat rumah-muslimin yang suka menulis, yuk kirimkan tulisannya ke email kami di dakwahislamiyah93@gmail.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
close