8 Golongan Orang Yang Tidak Berpuasa Namun Wajib Qadha

8 GOLONGAN ORANG YANG TIDAK BERPUASA NAMUN WAJIB QADHA

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Orang-orang yang tidak puasa ramadhan namun wajib qodzo' dan menahan diri dari perkara yang membatalkan puasa dari pagi sampai malam

1. Sengaja batalin puasa di tengah ramadhan

Semisal siang-siang sengaja makan. Maka suapan pertama haram, sudah batal puasa, suapan kedua dst juga haram. 

Begitu juga orang yang melakukan helah (muslihat) menghindari kafaroh udzma dari jimak di siang ramadhan dengan cara makan dulu. Makannya haram, batalin puasa tanpa udzur yang di ancam syariat, jima' setelah makan itu juga haram walaupun kepada istri sendiri. Haramnya dari sisi dia seharusnya wajib imsak. 

2. Orang yang tidak niat puasa di malam hari, baik sengaja maupun tidak. Puasanya tidak dan wajib imsak (menahan diri melakukan perkara yang membatalkan puasa). 

Niat puasa waktunya mulai maghrib sampai sebelum subuh. 

Catatan: beberapa ulama' kita, ulama madzhab Syafi'i.. menganjurkan ikut pendapat Imam Maliki yang niat satu bulan penuh di awal ramadhan, ataupun ikut pendapat Imam Hanafi yang boleh niat sebelum dhohwatul kubro, yakni sebelum masuk dzuhur. 

3. Orang yang sahur karena mengira masih malam, ternyata sudah masuk subuh. Puasanya tidak sah dan wajib imsak. 

$ads={1}

4. Orang yang berbuka karena mengira sudah maghrib, ternyata belum. 

5. Orang yang mengira tanggalnya 30 sya'ban, siangnya baru sadar ternyata hari itu 1 ramadhan. Wajib imsak. 

6. Orang yang kumur maupun istinsyaq (menghirup air kedalam hidung) saat wudhu yang berlebihan kemudian air masuk ke dalam. Puasanya batal dan wajib imsak. 

Maksud "dalam" ketika hidung adalah janur hidung atau al-khoysum, dan ketika mulut adalah makhraj kho' dan ada yg berpendapat makhraj ح. Jadi kalau tidak melewati batas ini, ga batal. 

Referensi: Kasyifatus saja & Mawsu'ah Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah

Oleh: Gus Syihabuddin Dimyathi

Demikian Artikel " 8 Golongan Orang Yang Tidak Berpuasa Namun Wajib Qadha "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jamaah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
close