Mujahidin Gaza Termasuk Golongan Thaifah Manshurah

MUJAHIDIN GAZA TERMASUK GOLONGAN THAIFAH MANSHURAH

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Dalam peta lama Daulah Islamiyyah wilayah Gaza adalah bagian dari Asqolan. Menurut Imam Abu Zakaria An-Nawawi dalam Al-Majmu' Syarh Al-Muhadzdzab, kedua daerah tersebut adalah bagian dari Tanah Suci Baitul Maqdis.

Wilayah Asqolan--termasuk Gaza, disamping bagian dari Tanah Suci Baitul Maqdis, juga berstatus sebagai tsughur dan daerah ribath sejak zaman dahulu.

Menurut  Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Majmu Fatawa bahwa Asqolan dan tsughur yang sejenis dengannya adalah tempat yang dicari dan dituju orang-orang terbaik dari kaum muslimin untuk ribath dan jihad di sana. 

Fuqoha, muhadditsin, kaum sholihin, panglima, prajurit, dan awam muslim punya ghiroh, dari zaman dahulu sampai hari ini tetap menegakkan ribath dan jihad di tanah suci dan diberkahi itu.

Dalam hadits Imam Ahmad ditegaskan bahwa thoifah manshurah di akhir zaman ada di Baitul Maqdis dan daerah sekitarnya.

Sementara Gaza, sebagaimana penegasan Imam Abu Zakaria An-Nawawi adalah bagian dari Tanah Suci Baitul Maqdis.

Baca juga: Antara Hamas dan Israel, Mana yang Lebih salah? Ini jawabannya

Karena itu, para mujahidin Gaza yang di dalamnya ada Hamas bahkan merupakan tulang punggung mujahidin di sana, sudah sah disebut sebagai thoifah manshuroh berdasarkan nash. Dan bila sudah ada nash maka semua qoul yang menyalahinya adalah bathil walaupun yang mengucapkannya adalah mufti Saudi atau guru-guru Jamiah Islamiyyah Madinah.

Para imam-imam Hanabilah sudah biasa melakukan ribath di Asqolan. Mereka juga melakukan jihad pada kaum salibis yang menyerbu Baitul Maqdis. Dan sekali lagi, Gaza dahulu adalah bagian dari wilayah Asqolan. Diantara iimam Hanabilah yang melakukan ribath dan jihad di sana adalah Imam Abdul Ghoni Al-Maqdisi dan Imam Ibnu Qudamah Al-Maqdisi. 

$ads={1}

Terdapat hadits tentang keutamaan ribath di Asqolan. Walaupun hadits tersebut para ulama membicarakan dari sisi sanadnya, namun haditsnya dihasankan oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani.

Dan, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah memberikan taujih dan ta'lil atas keutamaan siaga tempur di wilayah tersebut karena menjadi tsughur,  tempat ribath, serta medan jihad.

Anda tentu tahu pahala dan keutamaan ribath di tsughur-tsughur. Bahwa mereka mendapatkan pahala yang lebih baik dari dunia dan isinya. Dan insya Allah para penduduk Gaza mendapatkan kebaikan yang lebih baik dari semua kenikmatan dan kesenangan yang ada di dunia.

Jadi, yang kasihan justru adalah kaum muslimin yang di luar Gaza. Karena mereka bukanlah thoifah manshuroh; bukan pula orang-orang muslim terbaik dan pilihan; dan bukan orang yang diberikan pahala yang lebih baik dari dunia dan isinya.

Sampai hari ke 36 para mujahidin Gaza  sebagaimana disampaikan Abu Ubaidah, sudah berhasil menghancurkan ratusan tank  dan menewaskan ratusan pasukan zionis.

Alhamdulillah walillaahil hamd.

Tahukah kalian bahwa dalam Perang darat sekarang zionis menurunkan sekitar 120 ribu prajurit.  Jumlah itu adalah jumlah pasukan yang diturunkan zionis ketika perang dengan Mesir.

Anda bisa bayangkan betapa besar kekuatan mujahidin Gaza. Betul mereka sedikit dan peralatan terbatas. Tetapi negara zionis memandang kekuatan mereka setara dengan kekuatan militer Mesir yang merupakan negara Arab paling besar dan kuat militernya.

Dengan izin dan pertolongan Allah serta keberkahan Tanah Suci Baitul Maqdis para mujahidin Gaza akan menang. Allaahu Akbar.

Oleh: Ustaz Hafidin Achmad Luthfie

Demikian Artikel " Mujahidin Gaza Termasuk Golongan Thaifah Manshurah "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jamaah -

Redaksi

Rumah Muslimin Grup adalah Media Dakwah Ahlusunnah Wal jama'ah yang berdiri pada pertengahan tahun 2017 Bermazhab Syafi'i dan berakidah Asyariyyah. Bagi sobat rumah-muslimin yang suka menulis, yuk kirimkan tulisannya ke email kami di dakwahislamiyah93@gmail.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
close