Imam Masjid di Balikpapan Wafat Saat Sujud Salat Subuh, Ini Amalannya

IMAM MASJI DI BALIKPAPAN WAFAT SAAT SUJUD SALAT SUBUH, INI AMALANNYA

RUMAH-MUSLIMIN.COM | BERITA ISLAM INDONESIA - Video tentang seorang imam masjid di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) yang meninggal dunia saat memimpin salat subuh menjadi viral di media sosial. Imam tersebut diketahui meninggal dunia saat sedang sujud dalam rakaat pertama salat. Kejadian ini terjadi di Masjid Jami Al-Ula, Kecamatan Balikpapan Barat pada Selasa (2/1).

Menurut keterangan Sekretaris Masjid Jami Al-Ula, H Aswad, imam yang meninggal tersebut bernama H Andi Syamsul Bahri. Beliau adalah salah satu imam rawatib atau imam yang memimpin salat lima waktu di Masjid Al-Ula. Selain itu, beliau juga merupakan salah satu imam cadangan di masjid tersebut.

Dalam rekaman CCTV berdurasi 5 menit 36 detik yang dilihat oleh rumah-muslimin.com, terlihat almarhum Syamsul Bahri sedang memimpin salat. Terdapat tiga saf jemaah pria di belakangnya. Salat awalnya berjalan dengan lancar, namun pada menit ke 1 detik ke 30, almarhum yang sedang sujud tidak bergerak lagi. Akhirnya, beliau rebah dalam keadaan tengkurap.

Jemaah dari saf pertama menyadari hal tersebut dan maju menggantikan almarhum untuk melanjutkan memimpin salat subuh hingga selesai. Setelah kejadian tersebut, almarhum H Andi Syamsul Bahri langsung dibawa ke rumah duka.

$ads={1}

Amalan H Andi Syamsul Bahri

Keponakan korban, Rina Mariani, mengungkapkan bahwa pamannya tidak memiliki riwayat penyakit yang serius. Meskipun pernah menderita sakit lambung, beliau sudah pulih cukup lama. Rina menjelaskan bahwa pamannya terlihat sehat dan segar. Bahkan saat keluar rumah untuk salat subuh, beliau juga terlihat sehat.

Rina menambahkan bahwa almarhum Andi Syamsul dikenal sebagai sosok yang rajin mengaji dan tidak pernah berhutang. Beliau adalah pemilik apotik yang berada di dekat masjid. Sehari-hari, beliau menjaga apotik sambil terus mengaji. Hanya ketika melayani pembeli, beliau berhenti sejenak dari kegiatan mengaji.

Selain itu, almarhum juga tidak pernah absen membawa kitab suci Al-Quran. Rina juga mengungkapkan bahwa pamannya sangat dekat dengan keluarga dan anak-anaknya. Malam sebelum meninggal, almarhum bahkan sempat curhat kepada anak-anaknya dengan candaan, 

“Siapa tahu ini malam terakhir. Dia bilang begitu sambil bercanda aja,” kata Rina.

Andi Syamsul Bahri memiliki lima orang anak, terdiri dari empat laki-laki dan satu perempuan. Anak bungsunya sedang menempuh pendidikan di Madinah, Arab Saudi. Rina menyebutkan bahwa almarhum selalu mengajak anak-anaknya ke masjid jika mereka ada di rumah. Terkadang, beliau bahkan mengajak anaknya naik motor bersama ke masjid.

Kejadian ini telah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak yang terkejut dengan meninggalnya imam saat sedang memimpin salat subuh. Namun, kisah kehidupan beliau yang penuh dedikasi dalam beribadah dan keluarga juga menjadi inspirasi bagi banyak orang. Semoga almarhum H Andi Syamsul Bahri diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Aamiin Ya Rabbal 'alaamiin

(Rumah-muslimin)

Redaksi

Rumah Muslimin Grup adalah Media Dakwah Ahlusunnah Wal jama'ah yang berdiri pada pertengahan tahun 2017 Bermazhab Syafi'i dan berakidah Asyariyyah. Bagi sobat rumah-muslimin yang suka menulis, yuk kirimkan tulisannya ke email kami di dakwahislamiyah93@gmail.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
close