Thursday, December 7, 2017

Kisah Presiden Yaman Berkunjung ke Darul Musthafa

Rate this posting:
{[['']]}

KISAH PRESIDEN YAMAN BERKUNJUNG KE DARUL MUSTHAFA

Suatu ketika Presiden Republik Yaman berkunjung ke Darul Musthafa, sebuah lembaga pendidikan yang berkedudukan di kota Tarim, Hadramaut Yaman. Yang diasuh oleh guru mulia Al Habib Umar bin Hafidh.

Kunjungan presiden Yaman ke Darul Musthafa disambut hangat oleh Habib Umar bin Hafidh, dan diperlakukan istimewa dibanding tamu-tamunya yang lain.

Sehingga hal tersbut membuat salah seorang santri bertanya-tanya kemudian mengadu kepada AlHabib Ali AlJifri .
“Wahai Habib Ali.. aku punya permasalahan yang ingin aku diskusikan dengan mu”

“Baik.. sampaikan permasalahan mu” Jawab Habib Ali

“Yang aku ketahui akhlak para salaf(ulama terdahulu) mereka keras dan tegas serta menjauh dari pemimpin pemerintahan atau raja, namun Habib Umar menyambut kedatangan presiden Yaman dengan penuh hangat, dan diperlakukan secara istimewa, mengapa demikian?”

Habib Ali menjawab “Jika itu permasalahan mu, tanyakan langsung kepada guru mu (red;Habib Umar bin Hafidh). Jika kamu mendapatakan jawaban yang tidak memuaskan keluar dari lisan Habib Umar, maka silahkan cari guru yang lain”

Mendengar jawaban tersebut, santri tersebut bergegas mencari kesempatan untuk bertemu menanyakan permasalahannya kepada Habib Umar bin Hafidh.

Beberapa hari kemudian santri tersebut datang kepada AlHabib Ali AlJifri dan menceritakan bahwa ia telah mendapatkan jawaban langsung dari lisan Habib Umar.

Jawaban Habib Umar sangat singkat padat dan terangkum dalam dua kalimat “Arraiiss mad’u” yang artinya “Presiden juga merupakan objek dakwah”

Ya begitulah dakwah yang sesungguhnya, dakwah tidak terbatas. Tidak mengenal suku, ras, bahkan mereka yang berbeda agama dengan kita juga merupakan target dakwah.

Mungkin tidak setiap orang bisa berdakwah berhadapan langsung kepada presiden, namun ada hal yang bisa diperbuat oleh setiap individu kita. Yaitu dengan DOA.

Al Imam Qadhi Iyadh berkata “Jika aku memiliki doa yang pasti dikabul oleh Allah, pasti aku akan doakan kebaikan untuk para pemimpin negeri, karena kebaikan pemimpin juga merupakan kebaikan negeri”

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholi 'ala sayyidina Muhammad nabiyil umiyi wa 'alihi wa shohbihi wa salim

Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment