Profil Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang, Jawa Tengah


PROFIL PONDOK PESANTREN AL-ANWAR SARANG REMBANG, JAWA TENGAH

Nama Pesantren : Al- Anwar
Pendiri : KH. Maimun Zubair
Tahun Berdiri : 1967
Pengasuh : –
Alamat : Karangmangu, Sarang  Rembang, Jawa Tengah
No. Telephone : Telp. 0356-411321
Website :
Jumlah Santri : 1974 santri
Pendidikan : TPA, MD, Madrasah Takhasus, Madrasah Ghazaliyah, dan Madrasah Muhadharah
Biaya : –

Profil

Pondok Pesantren (PP) Al-Anwar yang berada di Karangwangu, berdiri 1967, merupakan PP yang cukup terkenal dan disegani oleh masyarakat Rembang, baik kalangan pemerintah maupun masyarakat. Mulanya, PP Al-Anwar adalah sebuah kelompok pengajian yang di rintis oleh KH. Ahmad Syuaib dan Zubair Dahlan. Kelompok pengajian tersebut pada awalnya dilaksanakan di musholla. Pada perkembangan selanjutnya kedua perintis tersebut mendirikan tiga kelompok bangunan, yaitu komplek A, B dan C.

Komplek B dikembangkan oleh KH. Abdul Rochim Ahmad menjadi PP Ma’hadul Ulumis Sya’riyah. Sedangkan komplek A dikembangkan menjadi PP Al-Anwar oleh KH. Maimun Zubair, putra KH. Zubair Dahlan. Latar belakang pendirian PP di samping untuk melanjutkan kegiatan pengajian, juga dilatarbelakangi oleh keinginan untuk meningkatkan taraf  kehidupan masyarakat. Keadaan ekonomi masyarakat umumnya rendah dengan mata pencaharian utama sebagai nelayan.

Sebagian besar tingkat pendidikannya hanya sampai SD. Sikap keberagamaannya juga masih rendah. Kondisi masyarakat di atas menimbulkan keprihatinan yang mendalam bagi KH. Maimun Zubair. Keprihatinan itu dirasakan setelah beliau mendalami ilmu agama di berbagai tempat di Timur Tengah, yaitu di Mekkah, Mesir dan Syiria.

Pada waktu berdirinya PP Al-Anwar, jumlah penduduk desa di sekitarnya 1.800 Jiwa yang menyebar di lima desa, yaitu Karang Anyar, Sarang, Serdang Mulyo, Beji Jiwo, Beji Meduro. Masyarakat mayoritas beragama islam, namun dalam kehidupan sehari-hari kurang mencerminkan nilai-nilai islam. Artinya, agama belum dijadikan sumber nilai dalam berbagai bidang kehidupan baik individu maupun masyarakat.

Pada awal pendirian, semua biaya keperluan PP berasal dari kekayaan KH Maimun Zubair. Kepiawaiannya sebagai pedagang, mengantarkannya menjadi ketua koperasi di Rembang. Semua itu dilakukan oleh KH. Maimun Zubair semata-mata karena mengharap ridho dari Allah SWT.

Beliau juga pernah menjadi anggota MPR sebagai Utusan Golongan dan merupakan sosok kyai yang sangat disegani, baik oleh masyarakat di daerah maupun tingkat nasional.

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama