Sunday, September 23, 2018

Terompah (Sendal) Nabi Muhammad SAW Dan Nabi Musa As

Rate this posting:
{[['']]}

TEROMPAH (SENDAL) NABI MUHAMMAD SAW DAN NABI MUSA AS

Ketika Nabiyullah Musa AS menghadap Allah SWT di bukit Turisina, maka Allah SWT berfirman :
“Sungguh Aku (Allah) adalah Tuhanmu, maka lepaskan kedua terompah mu karena sesungguhnya engkau berada di lembah yang suci“.
( QS. Taha : 12 ).
Kita lihat bagaimana Firman Allah SWT yang memerintahkan Nabi Musa AS Untuk melepaskan kedua terompah (sandal) nya pada saat ingin menghadap Allah SWT.

Berbeda pada saat Rasulullah SAW Isra mi’raj menghadap Allah SWT.
Setelah Baginda Rasul sampai di ‘arsy Ar Rahman beliau tidak diperintah untuk melepas sandalnya, bukan berarti sandalnya lebih mulia dari seluruh makhluk.

(Jibril kok tidak bisa naik) Tapi sandal Rasul SAW bisa sampai ke hadirat Allah SWT ?
Hingga muncul satu syair :

“ Mana sih yang lebih mulia Jibril atau sandal Rasulullah SAW ? kok sandal Rasulullah SAW bisa sampai ke hadirat Allah SWT? 
tentunya (sangat lebih mulia) Malaikat Jibril.
Sebab sandal hanya terbuat dari kulit kambing yang tidak ada artinya,tapi masalahnya d sini adalah karena (sandal) tersebut terikat di kaki Sayyidina Muhammad SAW

Ini adalah hukum taba’iyyah (yaitu Bersamaan), Tentunya pakaian Rasul SAW yang dipakai beliau bukan berarti lebih mulia dari semua makhluk, tapi hal itu d karenakan hukum taba’iyyah yaitu terikat dengan Beliau SAW.

Renungkanlah wahai saudara ku..

Kalau sandal yang terikat di kaki beliau bisa sampai ke hadirat Allah SWT, terlebih lagi jiwa yang cinta yang senantiasa terikat kepada Sayyidina Muhammad SAW.

Jiwa yang selalu merindukan beliau, jiwa yang selalu mencintai dan selalu ingin bersama beliau, jiwa yang mengidolakan beliau lebih dari makhluk yang lain.

Wahai saudaraku..

Semoga dengan sebab terikatnya jiwa kita beridolakan Rasulullah SAW.
kelak kita akan di kumpulkan oleh Allah SWT dengan Beliau Muhammad Rasulullah SAW
Aamiin Allahumma Aamiin.

Shollu Alan Nabi Muhammad SAW

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim
  
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment