Tuesday, April 2, 2019

Malaikat Jibril Sulit Mencari Maqom Nabi Muhammad SAW, Di balik Reruntuhan Alam Semesta

Rate this posting:
{[['']]}

MALAIKAT JIBRIL SULIT MENCARI MAQAM NABI MUHAMMAD SAW, DI BALIK RERUNTUHAN ALAM SEMESTA

Kelak dihari Kiamat, Alam semesta dan seluruh isinya dihancurkan oleh Allah Swt dan tak ada satu pun Makhluk yang tersisa.

Dengan Gagah-Nya, Allah Swt Berseru :
"Man Malikul Yaum?!
"Siapa Penguasa sebenarnya di Hari ini?!

"Kemudian Allah Swt Membangkitkan Malaikat Jibril dan Memerintahkannya untuk mencari Maqam Kekasih-Nya : Baginda Muhammad Rasulullah Saw.

Tidak bisa dibayangkan...Betapa sulitnya Malaikat Jibril mencari Maqam Nabi Saw dibalik reruntuhan Alam semesta.

Ternyata Jibril tidak susah mencarinya, karena dibalik kegelapan, Jibril melihat Pancaran Cahaya dan itulah Maqam Nabi Saw.

Dengan lembut Jibril berkata : "Bangunlah engkau Wahai Rasulullah...Allah Swt menyuruhku Membawamu Ke-Hadirat-Nya".

Rasulullah Saw bertanya : 
"Hari apa ini ya Jibril?".

Jibril menjawab : 
"Ini adalah hari Pembalasan".

Rasulullah Saw berkata : 
"Yaa Jibril, aku bertanya kepadamu tentang Umatku??".

Jibril berkata : 
"Demi Keagungan Tuhanku...Tidak akan terbongkar oleh Bumi, daripada Manusia sebelum Engkau ya Rasulullah".

Rasulullah Saw berkata : 
"Semoga akan besar Pertolongan pada hari ini, karena aku akan memberi Syafa'at Umatku".

Dari Wafat hingga dibangkitkan kembali...Yang Beliau ucapkan : "Umatku...Umatku...Umatku", betapa besarnya Kecintaan Rasulullah Saw kepada Umatnya...

Dari seluruh Nabi-Nabi hanya Rasulullah Saw yang sangat banyak Memohonkan keselamatan Umatnya, dibanding Diri Beliau sendiri.

"Tuhanku...Penguasaku...Penghuluku...Aku tidak meminta untuk diriku, sesungguhnya aku meminta untuk Umatku Dari-Mu".

Rasulullah Saw Bersabda :
"Setiap Nabi memiliki Doa yang Mustajab, dan setiap Nabi telah menggunakan Doa tersebut, tetapi aku menyimpannya sebagai Syafa’at bagi Umatku kelak di Hari Kiamat".

"Dengan Syafa’at tersebut, Insya Allah akan dimiliki oleh setiap orang dari Umatku yang wafat dalam keadaan tidak menyekutukan Allah Swt dengan suatu apapun".
(HR. Bukhari dan Muslim)

Sumber :
Kitab : Tadzkirinnas.
Kitab : Sabilul Idzkar.

Wallahu a'lam Bishowab

Allahumma Shalli 'Alaa Sayyidina Muhammad Wa 'Alaa Aali Sayyidina Muhammad.
   
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment