Minggu, 22 November 2020

Adab Dan Cara Makan Rasulullah SAW

Rate this posting:
{[['']]}

ADAB DAN CARA MAKAN RASULULLAH SAW

( Melumati Jari Setelah Makan )

Sifat tawadhu' pun juga mesti dilakukan ketika seseorang berhadapan dengan makanan,

Bukan hanya kepada manusia saja, Tapi berhadapan dengan makanan perlu untuk bersifat tawadhu', yakni menghargai kepada makanan tersebut,

Baginda Rasulullah bilamana selesai makan, maka akan membersihkan (melumati) sisa makanan yang ada pada 3 jari Nabi SAW, 

Baca Juga : 

Tujuh Do'a Penenang Hati Untuk Menghilangkan Stres, Sedih, Dan Gelisah

Jari : 

- Ibu jari,

- Jari telunjuk, dan

- Jari tengah

Nabi akan memulai membersihkan (melumati) sisa makanan pada jari itu bermula daripada :

- Jari tengahnya

- Kemudian jari telunjuk

- Kemudian ibu jari

Dibersihkan (di lumat), apa tujuannya ?

Karena :

1. Tidak ingin mempunyai sifat mubazir walaupun sebutir nasi,

2. Ingin menghargai rizki Allah SWT walaupun hanya satu butir nasi,

3. Mungkin saja pada sisa nasi itu yang ada pada tangan, disitu diletakkan keberkatan oleh Allah SWT,

Karena setiap makanan itu adalah rizki & Allah simpan berkat yang kita tidak tau dimana keberkatannya yang ada pada makanan,

- Mungkin, dalam piring yang diletakkan makanan tersebut

- Mungkin, yang ada dalam piring itu pindah ke tangan kita, yang kalau kita cuci barakah yang ada dalam tangan kita buang seperti itu, sementara yang kita cari ketika makan adalah keberkatan pada makanan.

4. Mungkin saja makanan itu adalah menjadi santapan kepada syaithon,

Syaithon kita beri makan sampai gemuk, dan dia akan mencari dari kita, istri kita, anak kita, sahabat kita, 

Kita beri makanan kepada syaithon dengan makanan yang kita bagi kepada mereka dengan kita tidak melakukan adab ketika makan, 

Baik itu karena tidak bismillah, ataupun karena dari sisa makanan itu, maka jangan sampai terbuang .

Wallaahu a'lam Bish-showab

Baca Juga : 

IJAZAH KEHAMILAN

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

  

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar