Dakwah Bukanlah Sebagai Kegiatan Profesi

DAKWAH BUKANLAH SEBAGAI KEGIATAN PROFESI

Oleh : KH. Abdi Kurnia Djohan

Di antara kekeliruan yang dianggap lazim oleh masyarakat adalah memandang dakwah sebagai kegiatan profesi. Anggapan tersebut makin dipertajam dengan dimunculkannya pelabelan "dai ngetop" atau "dai kondang", yang disandingkan dengan "dai kandang" atau "dai yang tidak populer". 

Padahal, kegiatan dakwah tidak seperti yang digambarkan itu. Dakwah merupakan aktivitas yang berkaitan dengan penyampaian, penjelasan dan penyebaran nilai-nilai ajaran Islam. Basis berpikir dakwah adalah bahwa umat Islam harus memegang ajaran Islam secara konsisten dan konsekuen. 

Maka dari itu, fokus dari dakwah mempromosikan nilai-nilai keislaman sebagaimana yang termuat di dalam al-Qur'an dan Sunnah. Upaya untuk memperkenalkan nilai-nilai Islam dilakukan melalui banyak cara. Ceramah atau tabligh bukanlah satu-satunya cara berdakwah. 

$ads={1}

Baca Juga : 

Tujuh Do'a Penenang Hati Untuk Menghilangkan Stres, Sedih, Dan Gelisah

IJAZAH KEHAMILAN

Bidang kerja dakwah sangat banyak dan beragam. Seorang da'i dapat tampil dalam berbagai profesi, tidak melulu penceramah. Melalui profesi yang dijalaninya itu, seorang da'i dapat menyampaikan pesan-pesan dakwahnya. 

Dalam konteks kerja organisasi dakwah, cakupan pekerjaan yang akan dilakukan sangatlah banyak. Kemampuan untuk mengembangkan kerja dakwah secara organisasional, sangat bergantung kepada kemampuan membaca masalah, menyeleksi masalah, menentukan prioritas masalah yang harus diselesaikan, dan merumuskan solusi pemecahan masalah.

Sumber : dikutip melalui laman facebook KH. Abdi Kurnia Djohan

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama