Beginilah Adab Habib Mundzir Kepada Mbah Maimoen Zubair

BEGINILAH ADAB HABIB MUNDZIR KEPADA MBAH MAIMOEN ZUBAIR

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Pada suatu hari, almarhum Habib Mundzir bin Fuad al-Musawa datang ke ndalem KH Maimoen Zubair Sarang Rembang. Kedatangan Habib Mundzir ini dalam rangka mengundang Mbah Maimoen untuk hadir dalam acara Majlis Rasulullah. Majlis Rasulullah rutin mempunyai acara besar setiap tahun dalam rangka Maulid Kanjeng Nabi Muhammad SAW.

Ketika Habib Mundzir menyampaikan undangan, Mbah Maimoen langsung memegang dan mencium undangan tersebut.

Baca Juga :

Kenikmatan Alam Kubur Sayyid Alawi Al-Maliki Berkah Kedermawannya

“Hadzihi min Rasulillaah, hadzihi min Rasulillaah, Ini dari Rasulullah.. Ini dari Rasulullah,” kata Mbah Maimoen dengan penuh takdzim.

Setelah dirasa cukup dalam pembicaraan, Habib Mundzir minta undur diri. Kemudian Habib Mundzir pamit dengan Mbah Maimoen sembari kembali berharap Mbah Maimoen bisa hadir dalam acara tersebut.

$ads={1}

Subhanallah! Akhlaq Habib Mundzir luar biasa. Ketika keluar dari rumah Mbah Maimoen, Habib Mundzir berjalan mundur dengan pelan, tak mau membelakangi Mbah Maimeon, sebagai wujud ekspresi adab terhadap orang alim.

Itulah Habib Mundzir, sosok keturunan Rasulullah SAW yang menjadi teladan bagi umat manusia. Kini Habib Mundzir telah tiada, tapi jejak hidupnya menjadi warisan bagi generasi saat ini untuk menjadi pribadi yang luhur dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :

Karomah Habib Basirih Kalimantan, Mengendalikan Pesawat Tempur Jepang Dengan Kayu

Kisah Ayah Crew Majelis Rasulullah SAW Yang Wafat Dengan Tersenyum

Mbah Maimoen Zubair dikenal sebagai sosok ulama yang sangat mencintai dan menghormati para habaib. Setiap bertemu habaib, Mbah Maimoen selalu mendahului cium tangan. Semoga Mbah Maimoen Zubair selalu dikaruniai kesehatan dan panjang umur.

Kepada Habib Mundzir dan Mbah Maimoen Zubair, Alfatihah….

Sumber : Majelis Rasulullah SAW

Wallahu a'lam  Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama