Rakyat Palestina Dibantai Diam Saja, Non Muslim Dizalimi dibela Habis-Habisan? Pertanyakan Hatimu...


RAKYAT PALESTINA DIBANTAI DIAM SAJA, NON MUSLIM DIZALIMI DIBELA HABIS-HABISAN? PERTANYAKAN HATIMU...

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Saat ini, rakyat palestina sedang menderita dan berduka sebab serangan rudal-rudal yang diluncurkan oleh kelompok zionis israel sejak akhir bulan Ramadhan kemarin. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi kaum muslimin di seluruh dunia.

Dunia menaruh rasa prihatin dan duka cita yang besar kepada rakyat palestina atas serangan zionis Israel yang terjadi akhir-akhir ini, begitupun Indonesia.

Di tengah keprihatinan yang mendalam, ada sebagian kaum muslimin yang tidak peduli/bersikap tak acuh atas serangan yang dilakukan zionis israel kepada kelompok kaum muslimin di Palestina. Mereka berdalih bahwa peperangan tersebut terjadi bukan karena faktor keyakinan (beragama), namun karena faktor perebutan wilayah. jadi mereka menganggap bahwa itu urusan negara mereka dan tidak bersangkutpautan dengan keyakinan beragama. Jadi bersikap tak acuh merupakan langkah yang tepat, bukan malah ikut campur dengan peperangan negara lain.

Bahkan banyak yang mengkonsumsi narasi sesat bahwa sebenarnya zionis Israel-lah yang benar, karena Masjid Al-Aqsa merupakan salah satu tempat peribadatan kaum Yahudi sejak dahulu kala, oleh sebab itu rakyat Palestina seharusnya mengalah dan tidak perlu ngotot mempertahankan wilayah tersebut.

Padahal dalam Al-Qur'an Allah SWT berfirman :

"Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat." (QS. Al-Isra : 1)

Ayat diatas menjelaskan bagaimana penting dan bersejarahnya Masjid Al-Aqsa bagi kaum muslimin di Palestina. Bahkan bukan palestina saja, tapi seluruh kaum muslimin di seluruh dunia. namun yang sangat amat disayangkan... sebagian kelompok kaum muslimin tersebut membenarkan apa yang dilakukan oleh kelompokk Zionis Israel. Tsumma Nauzibillah Min Zalik.

Jika membaca history (kisah) dibangunnya Masjidil Al-Aqsa. Masjid tersebut dibangun dan dikelola oleh kelompok kaum muslimin sejak dahulu.

Kubah Batu dibangun oleh Khalifah Umayyah Abdul Malik bin Marwan. Awalnya, kubah itu terbuat dari kayu dengan penutup kuningan, timah atau keramik.

Kubah ikonis lalu dibangun hampir seribu tahun kemudian pada masa pemerintahan Khalifah Ottoman, Sulaiman Yang Agung. Lapisan emas yang khas ditambahkan ke kubah bersama dengan ubin Ottoman ke fasad bangunan.

$ads={1}

Jadi jangan heran jika kaum muslimin di Palestina terus mempertahankan Masjid Al-Aqsa walaupun nyawa mereka taruhannya sekalipun. Sebab memang masjid tersebut bukan miliki Yahudi, dan rakyat Palestina bukan asal klaim tanpa dasar bukti yang kuat.

UKHUWAH ISLAMIYYAH & INSANIYAH

Ukhuwah berasal dari kata ‘akhun’ yang artinya berserikat/bersaudara. Maka Ukhuwah Islamiyah dapat diartikan sebagai persaudaraan yang bersifat Islami dan diajarkan oleh Islam.

Dimana hal ini juga dijelaskan oleh Allah SWT di dalam Al-Qur'an pada Surat Al Hujurat Ayat 10 :

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Artinya :

Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.

Seharusnya mereka yang benar-benar memahami agama islam sadar, bahwa ikatan persaudaraan sesama muslim itu lebih diperioritaskan dibandingkan ikatan ukhuwah lainnya. 

Jika ada kaum muslimin yang dizolimi, disakiti ataupun dibantai seperti rakyat palestina saat ini. Minimal hati mereka bergetar dan berempati, bukan malah biasa saja dan bersikap tak acuh dengan dalih " Perebutan Wilayah dan Urusan Negara Mereka."

Baiklah... jika hati mereka menolak untuk membela kaum muslimin di Palestina, apakah mereka tidak bisa membela atas dasar Ukhuwah Insaniyah (persaudaraan sesama manusia) ? atau atas dasar kemanusiaan?

$ads={2}

Jika mereka tidak bisa juga, maka dipastikan mereka kelompok ashobibyah (fanatik golongan). Sehingga sudah tidak memiliki perasaan sama sekali karena menganggap sudah berbeda manhaj/jalan.

Ataupun termasuk kategori umat akhir zaman, di mana ciri-cirinya sebagai berikut :

1. Cinta dan Dekat dengan Penguasa

2. Hubbud Dunya

3. Meninggalkan Ibadah Fardhu

4. Jikapun Shalat seperti tidak shalat

5. Munafik

6. Tidak suka kepada peraturan/hukum/syariat pada agamanya sendiri yang menganggap bahwa agamanya merupakan hambatan untuk menuju peradaban yang lebih baik, menghambat kesuksesan, menghambat segala aktivitas sosial dan lain sebagainya

7. Bersahabat dengan non muslim

8. Jika melihat pakaian yang identik dengan Islam seperti Sorban, Gamis, Cadar mereka cenderung tidak suka dan menghina pakaian tersebut, mengecap terorist dan bahkan lebih tertarik pada pakaian bikini (terbuka aurat)

9. Mereka selalu menyuarakan Cintai budaya lokal, Cintai Indonesia dan mengklaim paling pancasialis

10. Tidak ada rasa Ghirah (semangat) membela agamanya dan sesama saudaranya (muslimin) sendiri

Demikian ciri-ciri umat akhir zaman. sebenarnya masih banyak, namun dengan 10 poin tersebut seharusnya sudah cukup untuk menjelaskan bagaimana "ciri-ciri umumnya" yang dapat kita lihat di masyarakat ketika bersosialisasi.

MEMBELA NON MUSLIM TAPI TIDAK MEMBELA KAUM MUSLIMIN?

Mereka selalu mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara berbhineka tunggal ika. Oleh sebab itu semua umat beragama harus mendapatkan kesempatan dan hak yang sama dalam berkeyakinan di negara Indonesia.

Jika ada oknum kaum muslimin yang menghina keyakinan non muslim, mereka akan getol membelanya dengan habis-habisan, lalu mengecap Teroris, aliran garis keras, pengikut dajjal, pecinta 72 Bidadari, Perusak agama islam dan lain sebagainya.

Namun jika ada kaum muslimin yang tertindas, dilecehkan, dihina mereka diam dan tak besuara, padahal perbuatan tersebut sudah masuk hukum pidana. Namun lagi-lagi mereka tak bersuara dan cenderung membela dengan dalih " Mereka kan gatau islam, jadi wajar. Ya sudah maafkan saja. "

Rasa Ghirah (semangat) dalam membela agamanya sendiri tak ada sedikitpun di dalam benak hati mereka.

Jika mereka benar-benar mengaku pancasialis dan berbhineka tunggal ika, maka adil-lah dalam mengambil keputusan untuk menentukan mana yang benar dan mana yang salah. Bukan malah condong memihak kelompok tertentu.

MENDOAKAN BUKAN MENGGIRING OPINI

Mari kita kesampingkan keyakinan, budaya, dan perbedaan pendapat pada pristiwa yang terjadi oleh rakyat Palestina atas gempuran zionis Israel. Doakan semoga perang ini cepat usai dan tidak menambah jumlah korban kembali. Itulah yang harus kita lakukan sebagai umat muslim.

Bukan malah menggiring opini yang menyesatkan bahwa rakyat palestina harus dapat menerima konsekuensinya karena terus mempertahankan Masjid Al-Aqsa. Jauhkan pikiran yang tidak memiliki hati nurani tersebut. jangan ikuti bisikan syaithan dan hawa nafsumu. tapi gunakan akalmu dan lihatlah mereka.. berapa banyak yang menjadi yatim, yang kehilangan masa depannya dan tidak dapat hidup yang layak seperti kita di Indonesia.

Demikian penjelasan mengenai " Rakyat Palestina Dibantai Diam Saja, Non Muslim Dizalimi dibela Habis-Habisan? Pertanyakan Hatimu... "

Semoga peperangan ini cepat berakhir. Aamiin

Ditulis Oleh : Hendra, S

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama