Begitu Mulianya Engkau Baginda Nabi Muhammad SAW

BEGITU MULIANYA ENGKAU BAGINDA NABI MUHAMMAD SAW

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Para Ahlussunnah wal Jama'ah, khususnya dari kalangan Syāfi'iyyah menganggap sunnah hukumnya menziarahi makam Rasulullah shallallāhu alaihi wa sallam. Bahkan, dikatakan para ulama sepakat tentang kesunnahan ini juga bagi kaum perempuan. 

Dalil sunnahnya menziarahi makam Rasul adalah surat Annisā berikut: 

وَلَوْ اَنَّهُم إِذْ ظَلَمُوْا اَنْفُسَهُمْ جَاءُوكَ

Sekiranya mereka menzalimi diri mereka sendiri lalu mereka datang kepadamu...

Syaikh Sa'id bin Muhammad Ba'ali Ba'syin rahimahullah, penulis kitab Busyra al-Karim, berpendapat bahwa pesan di dalam ayat itu tidak terputus setelah wafatnya Rasulullah...

Selanjutnya, Syaikh Ba'syin menjelaskan tata cara berziarah ke makam Rasulullah. Di antara yang bisa dituliskan di sini adalah: 

- memperbanyak shalawat kepadanya. Ini dilakukan sejak masuk kota Madinah. Sholawat yang dibaca itu menjadi sebab datangnya pahala yang besar, dikaitkan dengan ziarah ke makam Rasul; 

- bagi laki-laki, dianjurkan untuk masuk ke Masjid Nabawi dengan berjalan tanpa memakai alas kaki, melalui pintu Jibril menuju Raudhah untuk melaksanakan sholat tahiyyatul masjid. Selama berada di dalam Masjid Nabawi, dianjurkan untuk mengucapkan syukur kepada Allah atas nikmat bisa ziarah ke makam Rasulullah. 

- setelah langsung menuju makam Rasulullah. Sesampainya di hadapan makam, berdiri di arah kepala mulia shallallāhu alaihi wa sallam dengan posisi agak menjauh sepanjang 4 depa. 

- setelah itu bergeser mengucapkan salam kepada Sayyidina Abu Bakr dan Sayyidina Umar. 

- lalu kembali ke depan makam Sayyidina Rasulullah, membaca doa yang bisa dibaca. 

- ketika membaca doa ini dalam keadaan menghadap kiblat namun dengan tidak membelakangi Rasulullah...

$ads={1}

Sampai di sini, kita bisa membayangkan seandainya Rasulullah masih hidup dan menyambut kedatangan kita. Sudah pasti, kita merasa kikuk, malu, dan rendah diri di hadapan wajah beliau yang mulia. Sudah pasti, lisan ini tertutup rapat tak mampu berkata-kata. Ucapan kita barangkali hanya diwakili oleh air mata yang terus keluar. Dan wajah-wajah penuh dosa ini tak akan sanggup beradu pandang dengan wajah yang diibaratkan melebihi matahari dan bulan purnama itu...

Ya Rasulallah, engkau tahu apa yang kami rasakan di dalam hati kami. Karena para malaikat bergantian menyampaikan kabar tentang kami kepadamu. 

Ya Rasulallah, engkau tahu bahwa kezaliman yang kami lakukan ini lebih banyak daripada yang engkau temui pada masa engkau hidup...

Ya Rasulallah, pada hari Jum'at ini semua ucapan shalawat disampaikan kepadamu dari semua penjuru. Mengetahui shalawat kami engkau terima saja sudah cukup bagi kami. Dunia seakan tidak ada artinya lagi bagi kami, jika engkau menerima cinta kami...

$ads={2}

Ya Rasulallah, kami tidak akan mengadu kepadamu tentang sebagian dari kami yang senang menzalimi sesamanya. Kami hanya berharap semoga Allah memberi kami kesempatan yang lebih banyak untuk membersamaimu nanti pada hari semua dikumpulkan...

Adriknā yā Rasulallāh adriknā ya Habiballāh...shollu ala Sayyidina Muhammad...

Oleh : KH. Abdi Kurnia Djohan

Demikian Artikel " Begitu Mulianya Engkau Baginda Nabi Muhammad SAW "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama