Menjawab Tuduhan Terhadap Fiqih

MENJAWAB TUDUHAN TERHADAP FIQIH

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Dakwah Islam itu intinya adalah bagaimana mendeskripsikan hukum-hukum Islam, agar dipahami bukan hanya oleh mereka yang non muslim, namun juga bagi pemeluk agama Islam sendiri.

Dakwah Islam itu bukan memaksa non muslim untuk masuk Islam, juga bukan  menjelek-jelekkan agama lain. 

Kalau sampai agama lain kita jelek-jelekkan, pastinya nggak akan terima. Dan wajar saja kalau mereka akan membalas, agama kita pun akan dijelek-jelekkan oleh mereka juga. 

Kalau sudah begitu lantas kita marah atas apa yang mereka lakukan, padahal sebenarnya kita pun sudah keliru sejak awal.

$ads={1}

Maka bekal dasar seorang pendakwah itu harus punya pemahaman yang rinci, lengkap, otentik dan objektif tentang hukum-hukum Islam. Bukannya mempermasalahkan agama lain.

Kalau seorang da'i tidak paham hukum-hukum Islam, lalu apa yang mau dia dideskripsikan tentang Islam? Apa yang mau kita dakwahkan?

Untuk mengerti hukum Islam, kita kudu belajar secara benar, sesuai dengan jenis cabang ilmu yang secara khusus mempelajari hukum Islam.  Nama ilmu itu adalah Ilmu Fiqih.

Ilmu Fiqih adalah ilmu yang mempelajari hukum-hukum syariah yang bersifat aplikatif dan direkonstruksi dari sumber-sumbernya yang rinci seperti Al-Quran, Sunnah, Ijma', Qiyas, Mashalih Mursalah, Istishab, Istihsan, Sadd Dzariah, dan lainnya.

Sayangnya ilmu yang amat berharga ini oleh segelintir orang yang tidak bertanggung-jawab malah dihina-hina, dizhalimi, diplintir dan difitnah secara keji. 

Akibatnya fatal. Lapis generasi yang baru sadar agama dan punya semangat belajar Islam justru jadi korban utama. Alih-alih mereka dikenalkan dengan ilmu fiqih, yang ada justru mereka digiring untuk memusuhinya. 

Ada begitu banyak tuduhan keji dan menyakitkan yang dialamatkan kepada ilmu fiqih. 

Kalau ilmu Fiqih yang notabene merupakan cetak biru dari agama Islam saja sudah mereka benci, apalagi agama lain?

$ads={2}

Aneh sekali memang. Kepada sesama muslim bahkan kepada ulama ahli fiqih kok bisa-bisanya benci setengah mati? Apalagi kepada pemeluk agama lain?

Maka tugas dakwah dan bebannya malah jadi bertambah berat, akibat harus ikut menghalau  gelombang pasang yang sejak awal menuduh  ilmu fiqih secara keji. 

Apa boleh buat, kita harus sabar menghadapi ulah segelintir orang. Semangatnya berkobar namun kurang dibekali dengan konsep ilmu yang matang. 

Satu per satu kudu kita luruskan tuduhan-tuduhan miring yang keliru dan menyimpang itu. 

Terua terang memang tidak mudah sih, sebab yang namanya doktrin itu biasanya seperti ujung anak panah terbuat dari besi karatan yang tertancap sangat dalam daging. 

Dicabutnya susah, karena ujungnya ada pengaitnya. kalau pun berhasil dipaksa, masih berpotensi terkena infeksi tetanus. 

Oleh : Ahmad Sarwat, Lc.MA

Demikian Artikel " Menjawab Tuduhan Terhadap Fiqih "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama