Jebakan-jebakan Setan Kepada Umat Manusia

JEBAKAN-JEBAKAN SETAN KEPADA UMAT MANUSIA

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Di dalam surat al-A'raf, Allah mengabadikan ancaman yang ditebar Iblis kepada manusia setelah diusir dari surga. Ancaman itu adalah: 

(قَالَ فَبِمَاۤ أَغۡوَیۡتَنِی لَأَقۡعُدَنَّ لَهُمۡ صِرَ ٰ⁠طَكَ ٱلۡمُسۡتَقِیمَ ◇ ثُمَّ لَـَٔاتِیَنَّهُم مِّنۢ بَیۡنِ أَیۡدِیهِمۡ وَمِنۡ خَلۡفِهِمۡ وَعَنۡ أَیۡمَـٰنِهِمۡ وَعَن شَمَاۤىِٕلِهِمۡۖ وَلَا تَجِدُ أَكۡثَرَهُمۡ شَـٰكِرِینَ)

(Iblis) menjawab, “Karena Engkau telah menyesatkan aku, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus, Kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur."

[Surat Al-A'raf 16-17]

Banyak cara yang dilakukan Iblis untuk menghalangi manusia yang ingin dekat dengan Allah. Di antaranya adalah: 

1. Membuat manusia malas beribadah;

2. Membuat manusia lupa mengingat Allah;

3. Membuat manusia sombong dengan ibadahnya;

4. Mendorong manusia bersikap pamer atas ibadah yang dilakukan; 

$ads={1}

Selain Iblis, ada juga manusia yang melakukan perbuatan Iblis di atas. Contoh perbuatan Iblis itu adalah: 

1. Membuat orang menjadi malas dalam beribadah;

2. Menghalangi orang untuk beribadah;

3. Memfitnah orang yang rajin beribadah;

4. Menyebar syubhat tentang ibadah, seperti ungkapan "percuma sholat, kalau pelit", "buat apa sholat, kalau masih begini begitu", atau "halah cuma sholat doang kok bangga". 

Yang banyak orang lupa adalah Iblis juga masuk melalui jalan idealisme. Yaitu ketika seseorang terlalu idealis di dalam melihat fenomena beragama, Iblis masuk mendorong seseorang bersikap ekstrem dengan idealismenya....

Semoga Allah jauhkan kita semua dari jebakan Iblis...

$ads={2}

Ditulis oleh : KH. Abdi Kurnia Djohan

Demikian Artikel " Jebakan-jebakan Setan Kepada Umat Manusia "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama