Air Mutaghayyir Dialiri Terus Hingga Meluber, Apakah Menjadi Suci?

AIR MUTAGHAYYIR DIALIRI TERUS HINGGA MELUBER, APAKAH MENJADI SUCI?

Assalaamualaikum.

Deskripsi masalah

Seseorang wudu dari air keran. Dibawah keran ada ember yang sudah berisi air kurang dari 2 qullah. Otomatis sebagian air wudu masuk ke ember. Maka air yang ada diember jadi air mutaghayyir.

Pertanyaan

Apabila keran tersebut terus dibuka sehingga airnya terus ngalir, apakah air yg ada diember bisa jadi air mutlak kembali? Karena diperkirakan perubahan taqdiri/hukmi yg terjadi pada air ember tersebut, akan sudah hilang kalau dialiri air dalam waktu cukup lama

$ads={1}

Jawaban

Apabila perubahan dalam air ember (mutaghoyyir) itu hilang bila terlihat (hissiy) dengan memperbanyak jumlahnya dengan air keran maka air emver tsb menjadi air suci mensucikan (thohur)

Referensi

الباجوري ج ١ ص ٣٢

( قوله الماء المتغيرالخ ) فلو زال تغيره بنفسه او بماء انضم اليه او اخذمنه صار طهورا وهذا في التغير الحسي ظاهر وأما التقديري فزواله بان يمضي عليه زمن لو كان تغيره حسيا لزال أو بان ينضم اليه ماء أو يؤخذمنه وكان بحيث لوانضم إلى ما تغيره حسي أو أخذمنه لزال تغيره أو يكون بجنبه غدير فيه ماء متغير حسا فزال تغيره بنفسه بعد مدة أو بماء صب عليه او أخذ منه وفعل بما تغيره تقدیری كذلك فيعلم أن هذا زال تغيره أيضا

Sumber : Ngaji Kitab Telegram

Demikian Artikel " Air Mutaghayyir Dialiri Terus Hingga Meluber, Apakah Menjadi Suci? "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama