Jangan Mendengki Ulama Walaupun Ia Berbuat Salah Sekalipun

JANGAN MENDENGKI ULAMA WALAUPUN IA BERBUAT SALAH SEKALIPUN

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Kadang ada juga wali yang demi menutupi kewaliannya hingga ia terpaksa melakukan perbuatan haram. Perbuatan wali yang demikian ini menurut Imam Al Ghazali radhiyallahu 'anhu sama dengan orang yang demi menyelamatkan nyawanya sehingga ia terpaksa minum khamar. Beliau berkata, "Kalo hal itu boleh dilakukan hanya untuk menyelamatkan kehidupan duniawi, maka untuk menyelamatkan kehidupan ukhrawi hal itu lebih boleh dilakukan. Dan tidak benar jika ada yang bilang "Tapi perbuatannya itu membuat orang² lalu suuzhann kepadanya dan ini juga haram", karena saya katakan bahwa diantara akhlak mulia para wali kepada umat adalah mereka itu pemaaf, penuh kasih, dan tidak suka membalas, bahkan keberadaan mereka diantara umat itu merupakan rahmat bagi mereka." 

Lalu apakah suuzhann orang² kepada wali yang perbuatannya seperti itu tidak berdosa?

Ada Ulama 'Arifin berkata : "(Ya dosa, namun) Bisa jadi Allah ta'ala juga mengampuni suuzhann mereka itu, sebab suuzhann itu timbul dari syubhat yang memang dilakukan olehnya." 

Dari kitab Taqribul Ushul li Tashilil Wushul, Sayyid Ahmad Zaini Dahlan Al Hasani rahimahullah, hal. 245

$ads={1}

Kalo lihat ada ulama yang benar² shalih dan ikhlas namun melakukan perbuatan yang zhahirnya haram, ngga usah latah ikut²an mengecam seperti orang awam yang belum pernah ngaji. Ingkar atas spesifik kesalahan itu silahkan, tapi jaga mulut dan jari kita dari merendahkan Ulama itu. Jangan sampai menjadi benci Ulama tersebut apalagi mendengkinya. Karena kata Kyai kami, siapa yang dengki kepada ulama maka tidak akan lahir seorang ulama pun dari keturunannya, na'udzubillah min dzalik. 

Wa Allah ta'ala a'lam.

Oleh : Ustadz Ahmad Atho

Demikian Artikel " Jangan Mendengki Ulama Walaupun Ia Berbuat Salah Sekalipun "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama