Kealiman Seseorang akan terlihat Jika Sudah Mengajar di Mesir

KEALIMAN SESEORANG AKAN TERLIHAT JIKA SUDAH MENGAJAR DI MESIR

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Di antara tanda kealiman seseorang itu jika sudah diminta mengajar di Masjid al-Azhar Kairo atau di Mesir. Sejarah mencatat banyak ulama dari luar Mesir yang diuji kealimannya di Mesir: 

1. Imam Muhammad bin Idris al-Syafi'i radhiyallahu anhu. Ketika beliau tiba di Mesir, belum berdiri al-Azhar. Di Mesir ini, Imam al-Syafi'i mengubah pendapatnya (qaul qadim) ke qaul jadid (pendapat baru) setelah mendapat kritik dari para ulama Mesir. 

$ads={1}

2. Syaikh Muhammad Nawawi bin Umar al-Bantany. Setelah menulis karya Tafsirnya Mirah Labid, Syaikh Nawawy diundang ke Mesir untuk mempresentasikan karyanya. Tentu ada diskusi panjang dalam masalah tersebut. Dan Syaikh Nawawi mampu menjawab beberapa pertanyaan dari para ulama Azhar. Karena keluasan pengetahuannya itu, para ulama al-Azhar memberi gelar "Sayyidu Ulama il-Hijaz" (pemimpin ulama Makkah) kepada Syaikh Nawawi al-Bantani. 

3. Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliky al-Hasani, diakui kepakarannya di bidang hadits setelah mampu menyelesaikan studi doktornya pada usia 25 tahun. Pada masa Sayyid Muhammad mengambil doktor, masih banyak tokoh-tokoh hebat di bidang hadits dari Universitas al-Azhar, antara lain Syaikh Muhammad Muhammad Al-Samahi, Syaikh Muhammad Abu Syuhbah, dan masih banyak lagi. 

4. Al-Habib Umar bin Muhammad bin Hafizh. Kealiman beliau diakui dengan dimintanya beliau menyampaikan kajian Kitab Ihya Ulumiddin di Masjid al-Azhar Kairo...

Tentu, masih banyak tanda kealiman lainnya yang tidak dituliskan di sini. Sengaja saya ambil contoh Mesir, karena cita-cita kuliah di al-Azhar dulu gak kesampaian gara-gara jatah beasiswa saya diambil anak kiai....yah nasib akhirnya kuliah di UI deh.

Oleh: KH. Abdi Kurnia Djohan

$ads={2}

Demikian Artikel " Kealiman Seseorang akan terlihat Jika Sudah Mengajar di Mesir "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah - 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama